Buron Setahun, DPO Kejari Sleman Terciduk di Kafe

SLEMAN, SM Network – Arie Liyono (41), terpidana kasus penipuan yang sudah setahun terakhir masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya tertangkap. Arie diamankan tim pencarian DPO Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY saat sedang nongkrong di salah satu kafe di Sariharjo, Ngaglik, Sleman pada Minggu (20/9) malam.

Berdasar Putusan kasasi MA RI Nomer 549 K/Pid/2019 tanggal 31 Juli 2019, Arie Liyono dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun 5 bulan. Setelah ditangkap, warga Perum Griya Perwita Wisata Jl Kasuari 06 RT 02 RW 07 Sukoharjo, Ngaglik, Sleman itu kemudian diserahkan ke Kejari Sleman untuk dieksekusi di Lapas Cebongan.

“DPO merupakan terpidana perkara penipuan secara bersama-sama yang melanggar pasal 378 KUHP jo pasal 55 (1) KUHP,” ungkap Kasi Penerangan Hukum Kejati DIY Djaka Wibisana saat dikonfirmasi, Senin (21/9).

Kronologi kasus yang menjerat Arie bermula dari modusnya mendirikan PT. Serambi Internasional Properti yang bergerak di bidang properti. Dia lantas melakukan aksinya menawarkan apartemen dengan cara menyebar brosur. Beberapa orang ternyata tergiur dengan penawaran tersebut.

Sebagian membeli apartemen lewat sistem angsuran, dan sebagian lainnya membayar lunas. “Namun saat korban sudah ada yang membayar lunas, apartemen tidak kunjung dibangun. Alasannya belum ada ijin dari Pemda Sleman,” kata Djaka.
Akibat perbuatan Arie, para korban menanggung kerugian hingga Rp 500 juta. Saat ini, Kejati DIY masih mengejar 15 buronan lain. Sementara yang sudah tertangkap sebanyak 18 orang.

Tinggalkan Balasan