Bupati Temanggung Merelakan Rumah Dinasnya Dijadikan Markas Tim Gugus COVID-19

TEMANGGUNG, SM Network – Persoalan COVID-19 atau korona yang telah menjadi pademi di dunia ini memerlukan penanganan cepat dan tepat, sehingga semua pihak harus bersatu melawan virus ini. Hal itu seperti dilakukan Pemkab Temanggung yang telah membentuk Tim Gugus COVID-19, namun karena tidak ada tempat representatif untuk markasnya maka Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq merelakan Rumah Dinasnya Pendapa Pengayoman dijadikan markas penanganan korona.

“Mulai sekarang Rumah Dinas Bupati kita jadikan markas penanganan COVID-19 di Temanggung. Ada banyak pertimbangannya, kalau di Kantor BPBD terlalu sempit untuk menampung orang, padahal kita harus selalu melakukan koordinasi. Maka kita putuskan di sini, sebab di Pendapa Pengayoman ini tempatnya luas dan terbuka jadi lebih aman untuk meminimalisir kontak orang per orang, sekaligus melakukan social psycal jaga jarak agar tetap aman dari korona,”ujarnya kemarin.

Selain di sitinggil Pendapa beranda dan ruang dalam yang biasanya digunakan untuk menerima tamu juga digunakan sebagai sekretariat. Apabila menyusun data atau koordinasi satu atau dua tim atau sekadar konsulitasi bisa dilakukan di dalam. Namun jika rapat skala besar artinya seluruh unit Tim Gugus COVID, maka harus dilakukan di Pendapa Pengayomannya, untuk keamanan sebab tidak akan tahu siapa yang terpapar.

“Memang kita pertimbangkan kalau di BPBD kurang luas tidak cukup tempatnya maka di Rumah Dinas Bupati saja.  Saat ini tim yang melibatkan banyak instansi, dan relawan ini terus bekerja maksimal menangani pandemi korona ini. Ada banyak divisi yang akan mengurusi semua persoalan terkait korona. Saya harap semua bisa bekerja maksimal siang malam untuk masyarakat,”katanya.

Hadik juga menjelaskan, dalam persoalan wabah korona ini pemerintah tidak hanya sekadar menangani persoalan pasien atau orang terpapar COVID-19 saja. Akan tetapi banyak aspek akan ditangani karena korona telah menyebabkan persoalan yang krusial atau ada dampak lain di seluruh sendi kehidupan masyarakat.

“Ini persoalan sangat serius karenanya butuh penanganan yang juga serius terukur dan terarah walaupun sampai saat ini masih terus kita kaji sebab ini sulit diprediksi sampai kapan wabah korona ini akan terjadi. Maka saya minta kepada semua anggota Gugus Covid-19 Kabupaten Temanggung untuk bekerja maksimal jangan hanya namanya saja yang nampang di struktur organisasi, tapi tidak pernah bekerja orangnya tidak pernah nampak,”pintanya.


Raditia Yoni Ariya

Tinggalkan Balasan