Bupati Temanggung Keluarkan SE Larangan Shalat Ied Berjamaah

TEMANGGUNG, SM network – Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 360/241/2020 tertanggal 19 Mei 2020 tentang pengaturan Shalat ied berjamaah dan tradisi silaturahim Idul Fitri 1 Syawal 1441 H/2020 di masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Temanggung. Hal itu dikeluarkan untuk untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus korona di wilayahnya.

“Demi mencegah penularan virus corona maka seluruh umat Islam di Kabupaten Temanggung agar tidak menyelenggarakan Shalat Idul Fitri, baik di masjid maupun lapangan. Tapi shalat tetap bisa dilaksanakan di rumah masing-masing dengan diikuti oleh anggota keluarga saja,”ujarnya kemarin.

Surat Edaran tersebut diteruskan kepada semua organisasi perangkat daerah hingga sampai tingkat kelurahan/desa dan ditujukkan pula kepada para takmir masjid. Untuk menindaklanjuti SE ini nanti aparat gabungan juga akan melakukan patroli aktif hingga ke pelosok-pelosok desa guna menegakkan aturan yang ada.

Menurut Hadik dikeluarkannya SE tersebut bukan tanpa alasan sebab saat ini Temanggung sudah masuk dalam zona merah. Terlebih sudah ada 55 orang warganya positif Covid-19, dengan jumlah terbanyak berasal dari klaster Gowa, di susul klaster anak buah kapal (ABK) Brazil, ABK London, dan ABK Amerika Serikat. Dari hasil radip test massal sebanyak 206 warga reaktif dan akan dilanjutkan dengan swab test.

“Keadaan ini jika tidak dikontrol saat Lebaran nanti bisa memantik terjadinya ledakan jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten Temanggung. Maka dari itu saya imbau masyarakat untuk patuh dengan protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah,”katanya.


Raditia Yoni Ariya

Tinggalkan Balasan