Bupati Magelang dan Forkompinda Awali Vaksinasi Covid-19

MUNGKID, SM Network – Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity), dan melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti menerangkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang, di Pendopo Merapi Rumah Dinas Bupati Magelang, Senin (25/1).

Total sasaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang sebanyak 795.580 orang dengan rincian, sumber daya manusia kesehatan 2.794 orang, pelayan publik 42.865 orang, masyarakat rentan 404.502 orang, masyarakat umum dan pelaku ekonomi 181.945 orang, masyarakat rentan lainnya (lansia) 163.474 orang.

“Kabupaten Magelang mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 5.640 dosis untuk 2.794 sumber daya manusia kesehatan dan 10 VVIP daerah. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama ini ditargetkan selesai pada tanggal 28 Januari 2021,” jelas Retno.

Sementara itu Bupati Magelang, Zaenal Arifin bersama jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama mengawali pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang.

“Saya baru saja pertama kali memulai vaksinasi dan mencanangkan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang. Nanti akan dilakukan vaksinasi lagi dua minggu yang akan datang tepatnya tanggal 8 Februari 2021,” ujar Zaenal Arifin usai melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Nantinya vaksinasi Covid-19 ini harus dilakukan oleh seluruh masyarakat sesuai dengan ketentuan yang sudah ada, sebagai tanggungjawab pribadi dan upaya untuk menjaga negeri.

Zaenal juga menjelaskan, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, vaksinasi pertama dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes), selain itu juga termasuk diikuti oleh kepala daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

“Oleh karena itu kita juga mengajak Kyai H.M. Agus Aliqoishor sebagai salah satu pengasuh pimpinan pondok pesantren (Watucongol) untuk mewakili dari sisi halal dan aman untuk dilakukan vaksinasi tersebut,” paparnya.

Pada tersehut Zaenal juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut serta mensukseskan jalannya vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Magelang. Bagi masyarakat yang sudah divaksinasi diharapkan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Meskipun nanti sudah divaksin, Prokesnya jangan lupa. Harus tetap menggunakan masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan harus tetap dilakukan,” tuturnya.

Diketahui, total kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang sampai dengan tanggal 24 Januari pukul 15.00 kemarin sebanyak 7.495 orang dengan rincian sembuh sebanyak 5.820 orang, meninggal sebanyak 195 orang, dan dirawat/isolasi mandiri sebanyak 1.480 orang.

Tinggalkan Balasan