SM/Supriyanto - PROGRAM KERJA: Baliho program unggulam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kebumen dipasang di Alun-alun Kebumen.

KEBUMEN, SM Network – Banyaknya jalan rusak dan sejumlah infrastruktur lainya yang dikeluhkan masyarakat di Kebumen menjadi perhatian khusus bagi Pemkab Kebumen. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengaku akan terus berupaya keras memaksimalkan anggaran di 2021-2022 untuk perbaikan infrastruktur. 

Soal infrastruktur ini merupakan bagian dari program kerjanya yakni “Jamu Seger” yakni Jalan Mulus Ekonomi Bergerak. Program ini merupakan program untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sehingga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

“Selama dua tahun ini anggaran akan saya fokuskan untuk perbaikan infrastruktur jalan. 2021 infrastruktur, 2022 masih infrastruktur. Karena apa, jalan merupakan akses perekonomian warga masyarakat, dan saya yakin dengan pembenahan jalan akan mempercepat pemulihan perekonomian khususnya pasca pandemi,” ujar Arif Sugiyanto saat membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah  (RPJMD) Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Kebumen Tahun 2021 Jumat (12/3) malam.

Bimtek dilaksanakan di The Rich Jogja Hotel Jalan Magelang KM 6 Nomor 18 Mlati, Sleman, DI Yogyakarta.  Acara dihadiri Sekda Kebumen H Ujang Sugiono SH serta dan narasumber Arief Budiman. Untuk itu, Bupati meminta kepada seluruh OPD agar turut mendukung program tersebut agar perubahan ke arah perbaikan dapat terwujud. Di sisi lain, untuk mendukung program kerjanya, Arif akan membentuk tim 7.

Tim ini dipimpin oleh Kepala BPKAD Drs Aden Andri Susilo dan kemudian akan berkomukasi secara cepat dengan bupati maupun wakil bupati. “Tim ini diketuai oleh Pak Aden, tidak ada tambahan gaji di sini, tim ini akan sering melakukan komunikasi dengan Kami dan membuat unit kecil seperti perencanaan Bappeda,” terang Arif.

Lebih jauh Bupati menjelaskan Tim 7 juga akan bertugas mengkomunkasikan, merencanakan dan mengendorse ke bawah. Bahkan juga akan laksanakan kegiatan seperti dinas-dinas melalui Asisten untuk koordinasi dengan dinas yang dipimpinnya. “Tim 7 tidak akan melaksanakan teknis, tetapi lebih kepada target, tujuannya tidak mengambil alih kerja unit dinas teknis,” imbuhnya.

Di sisi lain Arif-Rista memiliki program unggulan dalam 100 hari kerja yang merupakan penjabaran dari visi dan misi. Visi kepemimpinan Arif-Rista adalah Mewujudkan Kabupaten Kebumen Semakin Sejahtera, Mandiri, Berakhlak Bersama Rakyat. Dari visi itu terdapat lima misi yang dijabarkan dalam sejumlah proram unggulan. Terkait tata kelola pemerintahan, Arif mempunyai program unggulan antara lain Go-Lak, Satu Data untuk Semua, Kerispatih, Tariyan, dan Festival Anggaran.

Go-lak  atau Go Layanan Administrasi Kependudukan merupakan layanan administrasi kependudukan jemput bola ke rumah “ora antri, ora suwe, cepet dadi”. Dengan program ini diharapkan 100% penduduk Kebumen wajib ber-KTP telah memiliki KTP. “Alhamdulillah, program ini telah  dapat terlaksana di Ponpes Al Kahfi Somalangu kemarin,” ujar Arif Sugiyanto.

Program Satu Data untuk Semua merupakan program mengintegrasikan data kependudukan dengan output KKS (Kartu Kebumen Sejahtera) sebagai upaya mengontrol masyarakat yang belum tercover dalam urusan kesejahteraan. “Dengan KKS ini program bantuan sosial untuk masyarakat miskin yang diluncurkan Pemkab Kebumen seperti beasiswa miskin, RTLH, bantuan kankin dapat disatukan administrasinya dan disinkronkan dengan Data Terpadu Kesejahteraa Sosial (DTKS) supaya tepat sasaran,” imbuh Arif.

Festival Anggaran

Terkait Festival Anggaran, program ini bertujuan untuk keterbukaan informasi publik yang bertujuan agar masyarakat mengetahui sumber anggaran OPD serta peruntukannya sehingga dapat menilai tingkat kontribusi Pemkab Kebumen dalam pembangunan. Mengenai pengelolaan kualitas pendidikan dan kesehatan, Bupati memiliki Sis Susana, Bumen Sehati, dan Sibusah.

Sis Suana merupakan program beasiswa dan subsidi pendidikan bagi warga miskin dan anak yatim. Dengan program ini diharapkan meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) di Kebumen. Sedangkan Bumen Sehati merupakan program untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi warga Kebumen. Program ini akan menyediakan layanan kesehatan jemput bola dengan optimalisasi Puskesmas keliling.

Sehingga angka kesakitan penduduk dapat ditekan. Untuk Program Sibusah  atau Santri Kebumen Sehat dan Berkah, merupakan program untuk meningkatkan derajat kesehatan para santri sehingga terwujud santri Kebumen yang bersih dan sehat. Selain itu, ada pula program Bapak Asuh atau Basuh, yaitu program beasiswa bagi santri yang berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini khusus bagi santri warga Kabupaten Kebumen yang mondok.

“Untuk itu, saya mengajak jajaran pengurus maupun pengasuh pesantren untuk mendukung program tersebut. Sehingga program akan berjalan seperti yang diharapkan,” ujar Bupati. Program unggulan peningkatan ekonomi yakni Kebumen Ekonomi Handal dan Tani Mulyo. Kebumen Ekonomi Handal merupakan program untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan tenaga kerja muda Kebumen dengan harapan bisa menekan angka pengangguran.

Selanjutnya Tani Mulyo merupakan program untuk meningkatkan produksi pertanian melalui pemenuhan sarpras pertanian. Dari program ini nantinya akan menekankan pada penanganan terpadu pasca panen dengan mengoptimalkan penggunaan Rice Milling Unit (RMU). “Saya melihat Kebumen memiliki potensi pertanian yang berbasis agribisnis padi. Namun mayoritas hasil berasnya masih kurang baik. Untuk itu kita telah menyiapkan RMU di Desa Kaliputih Kecamatan Kutowinangun.

Harapannya, RMU dapat meningkatkan produktifitas dan efisiensi produksi beras para petani.  RMU juga bisa menjadi pengelolaan beras terpadu yang bersekala nasional,” ujar Bupati Arif. Soal infrastruktur, Arif akan menyiapkanya dengan Program Unggulan bernama Jamu Seger atau Jalan Mulus Ekonomi Bergerak. Program ini merupakan program untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sehingga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

“Jalan merupakan akses perekonomian warga masyarakat. Sehingga dengan pembenahan jalan akan mempercepat pemulihan perekonomian pasca pandemi,” jelasnya. Program unggulan di bidang kebudayaan antara lain Mesin Serbu (Membumikan dan Mempromosikan Seni serta Budaya Khas Kebumen). Program ini bertujuan untuk memasyarakatkan kesenian tradisional asli Kebumen agar tetap terpelihara dan menjadi identitas Kebumen.

Program ini akan menampilkan kesenian tradisional Kebumen dalam setiap kegiatan lingkup kabupaten yang diselenggarakan Pemkab Kebumen. “Saya yakin, potensi yang kita miliki sangat bisa diandalkan untuk keluar dari krisis yang sekarang kita hadapi. Selalu ada peluang untuk melakukan perubahan ke arah lebih baik. Pola pikir dan etos kerja kita harus berubah. Fleksibilitas, kecepatan, ketepatan sangat dibutuhkan.

Efisiensi, kolaborasi, dan penggunaan teknologi harus diprioritaskan. Kedisiplinan dan produktivitas juga harus ditingkatkan. ’’tambah Arif. Di sisi lain Bupati juga menyadari bahwa untuk mensukseskan program tersebut tentu tidak mungkin dilakukan sendiri. Untuk itu dibutuhkan tekad yang kuat dan komitmen tinggi serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, agar perubahan ke arah perbaikan dapat terwujud. 

“Untuk itu, selain dukungan birokrasi yang profesional sangat diperlukan, dukungan luas dari masyarakat juga sangat saya harapkan,”  tandas Bupati. Segala bentuk program maupun kebijakan yang telah diambil tak lain hanyalah untuk menyatukan satu tujuan, yakni demi kepentingan seluruh masyarakat Kebumen agar kedepan semakin sejahtera. “Program ini sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan Kabupaten Kebumen yang semakin baik dari waktu ke waktu,” tandasnya.