SM/dok - BANTUAN: Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq secara simbolis memberikan bantuan tas sekolah kepada anak peserta sunatan massal di Kaloran, Minggu (27/9).


TEMANGGUNG, SM Network – Dampak pandemi Covid-19 masih terus dirasakan oleh masyarakat, bahkan semakin meluas pada sisi ekonomi dan sosial. Untuk memecahkan persoalan itu, maka diperlukan kerjasama semua elemen baik pemerintah maupun swasta bersatu padu membantu warga.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, di sela-sela acara bakti sosial berupa khitanan gratis dan pemberian bantuan sarung kepada 500 santri terdampak pandemi Covid-19, di Desa/Kecamatan Kaloran. Kegiatan positif itu meruapakan kerjasama Yayasan Atap Kita, Lazisnu Kabupaten Temanggung dari hasil donasi konsumen toko swalayan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, karena jelas sangat membantu masyarakat yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Khitan gratis ini bagus, ada sebuah perusahaan minimarket Alfamart yang hari ini mengkhitan 74 anak di Kabupaten Temanggung dan sekitarnya,”ujarnya, Minggu (27/9). 

Ketua panitia khitanan massal Ahmad Syarif Yahya menyampaikan kegiatan ini sudah diselenggarakan dua kali, tahun lalu dan tahun ini. Kali ini di situasi pandemi, kegiatan dilaksanakan secara sederhana dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Harapannya bantuan dapat meringankan beban masyarakat. 

“Kami berharap acara khitan gratis ini bisa membantu masyarakat yang tidak mampu di tengah pandemi untuk bisa melaksanakan khitan sebagai syarat kewajiban dalam agama Islam. Kegiatan ini memiliki konsep di tengah pandemi Covid-19 untuk membantu masyarakat. Penerimanya tidak hanya dari Temanggung, tapi juga ada dari luar daerah,”katanya. 

Kepala cabang Alfamart Basuki Rakhmat menuturkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Alfamart kepada konsumen dan lingkungannya. Khitanan massal ini terselenggara atas penggalangan donasi konsumen Alfamart yang disalurkan melalui Lazisnu.

“Terima kasih kepada pelanggan Alfamart yang telah bersedia secara sukarela memberikan donasi. Donasi kemudian disalurkan kembali untuk membantu masyarakat kurang mampu dengan sebaik-baiknya, karena ini amanah,” katanya.