SM/Arif Widodo - TANDA TANGAN : Bupati Kebumen Arif Sugiyanto (kiri) menyaksikan penandatanganan naskah kerjasama Buluspesantren Mengaji, Senin (5/4).

BULUSPESANTREN SM Network – Buluspesantren Mengaji dilaunching di Aula Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, Senin (5/4). Dengan program tersebut, salah satu kecamatan di Kebumen itu kian kental dengan branding santri. Diharapkan kecamatan lain akan mengikuti atau replikasi. Sehingga, kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kecamatan Buluspesantren itu bisa berlanjut menjadi program Kebumen Mengaji.

Dan benar saja, program tersebut langsung direspons Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat peluncuran sekaligus penandatanganan naskah perjanjian kerjasama dengan pihak-pihak yang terlibat dalam Buluspesantren Mengaji itu. Di antaranya KUA Buluspesantren dengan Desa Se-Kecamatan Buluspesantren, IAINU Kebumen, UMNU Kebumen, Camat Buluspesantren dan SMK Maarif 1 Kebumen.

“Ini memang akan jadi ikon kita ke depan untuk program Kebumen Mengaji,” kata Arif Sugiyanto saat launching yang dilanjutkan pemutaran potensi Kecamatan Buluspesantren didampingi Camat Buluspesantren Budi Suwanto serta Rektor UMNU dan IAINU Kebumen, Imam Satibi.

Hadir pula Rois Syuriah MWC NU Buluspesantren KH Saefudin, Kepala Bagian TU Kemenag Kebumen Khamid, Kepala KUA Buluspesantren Sodiyat, Kepala SMK Maarif 1 Kebumen Subkhan, Forkopimcam dan Kepala Desa Se-Kecamatan Buluspesantren.

Penanggung Jawab Program, Munajat mengemukakan, tema yang diusung Buluspesantren Mengaji yaitu membentuk kesalehan pribadi untuk kesalehan sosial. Adapun mottonya, jadikan kebaikan menjadi urusan bersama atau wa’tamiru bainakum bima’ruf.

“Ada sepuluh layanan dalam program Buluspesantren Mengaji, sebagai inovasi dan kreativitas kami menjalankan tupoksi. Diharapkan kecamatan lain replikasi, sekaligus mendukung 100 hari kerja bupati,” terang Munajat yang juga Penanggung Jawab FKPAI Kecamatan Buluspesantren.

Disebutkan, layanan pertama program Buluspesantren Mengaji yaitu Bijak Berilmu, berupa pengajian di kelompok majelis ta’lim. Saat ini sudah berjalan di kelompok binaan Puskesmas 1 dan 2 Buluspesantren.

Camat Buluspesantren Budi Suwanto menambahkan, dari sepuluh layanan program Buluspesantren terdapat satu yang menurutnya unik yakni Muda Sejahtera. Layanan program tersebut tidak hanya pengajian, tapi memberdayakan generasi muda agar memiliki jiwa wirausaha. Tindaklanjutnya telah terbentuk 33 kelompok di 21 desa.

Budi Suwanto juga menyinggung pentingnya peran kepala desa seraya memberikan hadiah kepada tiga desa dengan pembayaran pajak bumi bangunan (PBB) tercepat. “Dari 21 desa di Kecamatan Buluspesantren, saat ini sudah 14 desa yang lunas PBB. Sebelum Lebaran Insya Allah sudah dilunasi semua,” imbuh Budi Suwanto.