Bulan Dana PMI Butuh Terobosan

WONOSOBO – Kegiatan bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Wonosobo 2020 yang ditargetkan bisa mendapat suntikan dana senilai 1,5 Milar butuh terobosan baru. Pasalnya, selama ini, kegiatan sosial tersebut hanya mengandalkan dana iuran dari masyarakat.

“Kami terkejut saat mendapatkan laporan dari pengurus PMI, bahwa selama ini kegiatan kegiatan sosial yang dilakukan oleh PMI dalam kebutuhan operasional mencari dana sendiri dengan cara menarik iuran dari masyarakat. Pemerintah hanya sebagai pendukung saja,” ujar Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu dalam rakor bulan dana PMI 2020 di aula PMI, Jumat (28/2).

Diketahui Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat dipercaya menjadi ketua Panitia Bulan Dana PMI tingkat Kabupaten Tahun 2020. Untuk mensukseskan kegiatan tersebut, dirinya menginginkan adanya sebuah inovasi atau terobosan baru dalam perolehan dana.

“Kita hanya jangan mengandalkan dari hasil penarikan kupon saja, akan tetapi dibutuhkan sebuah ide terobosan menggali dana dari masyarakat,” ujarnya.

Dalam Rakor tersebut Dandim menegaskan untuk tidak terpaku pada perolehan jumlah nominal yang telah ditentukan akan tetapi bagaimana membangun masyarakat agar sadar dan mau ikut partisipasi menyumbangan dana akan pentingnya dana bulanan untuk PMI.

Ketua PMI H Muhson mengatakan, suksesnya bulan dana akan berimbas pada keberlangsungan operasional selama 1 tahun ke depan. Muhson menambahkan, dari tahun – ketahun hanya mengikuti alur yang sudah ada yaitu mengandalkan penjualan kupon.

Akan tetapi Dandim sedang merencanakan sebuah trobosan agar perolehan dana tidak hanya dari penjulan kupon.

“Mari kita tunggu ide tersebut sambil menunggu SK pengesahan panitia bulan dana dari Bupati. Insya allah tanggal 11 Maret pencanangan bulan dana bisa terlaksana,”pungkasnya.


Adib Annas M

Tinggalkan Balasan