Borobudur Dilintasi Sesar Aktif

SEMARANG, SM Network – Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur dan pembangunan lainnya di Jawa Tengah harus mengacu pada peta kegempaan. Hal itu mengingat wilayah Jawa Tengah dilintasi sejumlah sesar aktif. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, sudah ada peta yang disiapkan dan memuat informasi beberapa titik sesar aktif di wilayah Jawa Tengah.

Di kawasan Candi Borobudur, salah satu titik sesar yang patut diwaspadai yakni di Merapi – Merbabu. ”Kalau kita ingin membangun KSPN di sekitar Borobudur maka ini (peta kegempaan) harus jadi acuan. Presiden sudah perintahkan, ilmuwan sudah perintahkan, gambar sudah diberikan,” kata Ganjar, kemarin.

Masyarakat di kawasan Jawa Tengah bagian utara, lanjutnya, juga perlu mewaspadai potensi gempa. Ini karena beberapa titik gempa tersebar mulai dari kawasan Baribis Kendeng di Brebes dan Pemalang, dengan potensi rata-rata pergeseran 4,5 mm per tahun, hingga ke kawasan Muria dan Pati, termasuk Semarang, Ungaran, Demak, dan Purwodadi.

Titik sesar aktif juga terdapat di Rawa Pening, Opak-Pak, dan Tegal-Ajibarang. Khusus kawasan Jawa Tengah bagian utara dan pantai utara Jawa (Pantura) potensi kebencanaan bertambah dengan adanya ancaman banjir dan land subsidence (penurunan muka tanah).

Berdasarkan penelitian mahasiswa Geofisika Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 3-7 Juni 2018, sebagaimana dilansir dari laman resmi UGM, kawasan Candi Borobudur terletak pada zona rawan gempa tektonik yang diakibatkan oleh subduksi lempeng Samudera Indo-Australia terhadap lempeng Benua Eurasia yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa.

Di sekitar Candi Borobudur pula terdapat Sesar Progo yang merupakan sesar aktif. Sesar ini diperkirakan sepanjang 35 kilometer dan dapat menimbulkan gempa berkekuatan 6,9 magnitudo. Berdasarkan catatan sejarah, Candi Borobudur telah beberapa kali diguncang gempa bumi yang mengakibatkan runtuhnya beberapa bagian candi.

Adapun berdasarkan Katalog Gempa Bumi Merusak yang dirilis Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kawasan Magelang beberapa kali tercatat diguncang gempa.Salah satu yang terkuat terjadi pada 25 Januari 2014 dengan kekuatan hingga 6,5 magnitudo. Pusat gempa bumi berada 119 kilometer dari Cilacap. (H81-56)

3 Komentar

  1. 481653 813361Yay google is my king aided me to discover this outstanding site! . 426192

  2. 575116 722127Real instructive and amazing anatomical structure of articles , now thats user pleasant (:. 767834

  3. 493882 327636The truth is and see if the Hcg diet protocol and as a consequence HCG Drops certainly are a in fact quick strategy to be able to shed pounds; although the healthy diet has a strong will most likely moreover sizable focus to undertake positive. hcg diet drops 746742

Tinggalkan Balasan