BLT Mulai Dicairkan

YOGYAKARTA, SM Network – Warga Kota Yogyakarta terdampak pandemi COVID-19 mulai mencairkan bantuan langsung tunai (blt) dari Kementerian Sosial di Kantor Pos besar Yogyakarta. Bantuan tersebut mulai dicairkan sejak Sabtu (9/5) kemarin.

Menurut Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional III Yogyakarta Murhardjani, bantuan tunai ini nilainya Rp 600.000 per bulan dan diberikan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni.

“ada sebanyak total 9 juta kk seluruh Indonesia diluar jabodetabek yang akan menerima bantuan tunai tersebut” ujar Murhardjani disela memantau jalannya penyaluran blt.

Ia juga menambahkan, sebelum lebaran akan diberikan penerimaan bantuan tahap yang kedua.

Sementara itu Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menyebutkan di samping BLT dari Kemensos juga ada bantuan program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT) dan kartu keluarga sejahtera (KKS). Tiga jenis bantuan tersebut sudah berjalan sejak April lalu melalui rekening keluarga penerima manfaat (KPM).

“jumlah kartu keluarga (KK) penerima bantuan untuk Jaringan Pengaman Sosial dari Kemensos mencapai 30.889 KK. Dari jumlah itu terdiri dari BLT dengan total mencapai 7.893 KK” terangnya.

Sehingga saat ini KK penerima bantuan untuk Jaringan Pengaman Sosial, baik yang berasal dari Kemensos, Propinsi dan Pemkot Jogja mencapai 44.703 KK. Jumlah ini terdiri dari 30.889 KK dari Kemensos dan 13.814 KK adalah penerima bantuan tunai dari Pemkot Jogja, sambung Heroe.

Ditemui saat di lokasi, Kepala Kantor Pos Besar Yogyakarta, Aulia Pribadi menyebutkan, kepada warga penerima manfaat yang datang untuk membawa kartu undangan, ktp asli, kartu keluarga.

“kalau ada kasus-kasus tertentu seperti keluarga yang bersangkutan telah meninggal dan masih terdaftar dalam data diharap membawa fotokopiannya” jelasnya.

“Selama enam hari kantor pos akan melakukan distribusi ke warga yang sudah terdaftar,” pungkasnya.

Berdasar pantauan, Suara Merdeka, penyaluran bantuan dilokasi dilakukan sesuai protokol kesehatan, masyarakat yang datang diperiksa suhu tubuh, diharuskan cuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer, kemudian antri dengan tertib duduk sesuai kursi yang disiapkan dengan jarak yang telah disesuaikan serta jadwal undangan yang diberikan ke warga per kelurahan berbeda-beda jamnya sehingga tidak menumpuk.


Dananjoyo Kusumo

4 Komentar

  1. 488397 661669somehow identified your web site when i was kind of stoned. good read 853960

  2. 840428 446126As I internet site possessor I believe the content material material here is actually fantastic , regards for your efforts. 605269

  3. 318445 56069Some genuinely excellent weblog posts on this internet site , regards for contribution. 14158

Tinggalkan Balasan