BK SMP N 3 Magelang Peduli, Berikan Smartphone ke Siswa

MAGELANG, SM Network – Belajar daring yang dilakukan selama pandemi menimbulkan berbagai permasalahan di masyarakat. Selain kurang efektif, banyak siswa yang kesulitan belajar akibat tidak memiliki fasilitas yang memadai, seperti yang dialami beberapa siswa SMP N 3 Magelang. Memiliki keterbatasan ekonomi, beberapa siswa bahkan tidak memiliki smartphone untuk belajar daring. Menyikapi hal itu BK SMP N 3 Magelang memberikan sejumlah smartphone bagi siswa yang kurang mampu.

“Dengan adanya pembelajaran daring ada beberapa problematika yang muncul. Salah satunya adalah kurangnya penunjang sarana dan prasarana bagi siswa yang kurang mampu. Untuk itu kita berikan dua ponsel untuk siswa yang kurang mampu. Alat ini diberikan secara gratis untuk mendukung pembelajaran jarak jauh di era pendemi korona. ,” tutur Guru BK SMP N 3 Magelang Sri Murtiningsih, Kemarin.

Ia menjelaskan, pemberian ponsel tersebut dilatarbelakangi dari hasil wawancara dengan siswa dan orang tua terkait problematika daring. Setelah itu dilakukan home visit dan setelah dikonfirmasi yang bersangkutan secara ekonomi perlu dibantu. Selain untuk mempermudah dalam pembelajaran daring, hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan semangat belajar bagi siswa dan orang tua meski masih berada di kondisi pandemi.

“Peran BK disini amatlah penting dimana BK harus menangani permasalahan yang siswa hadapi. BK dapat bekerjasama dengan Kepala Sekolah dan dinas-dinas yang terkait seperti halnya Dinas Sosial untuk menuntaskan masalah anak,” tambahnya.

Ia menambahkan, bahwa bantuan ini diberikan kepada siswa yang memang kurang mampu agar mereka tidak harus berhenti belajar karena dampak Covid-19. Meski belum bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka, Sri Murtiningsih berharap para siswa tetap semangat belajar. Peran orang tua dalam mendampingi anak selama belajar dirumah juga dirasa penting untuk efektifitas pembelajaran.

Sementara itu, Perwakilan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Magelang Utara, Poppy Safitri berterimakasih kepada kepala SMP N 3 Magelang, Harjanta dan seluruh jajaran guru khususnya guru BK karena begitu memperhatikan permasalahan yang terjadi pada siswa.

Salah satunya siswa yang bernama Vano Apriando yang dari SD Kelas 4 tumbuh kembangnya didampingi oleh Dinas Sosial dan Pekerja Sosial Masyarakat, Ismurwani, karena keterbatasan keluarganya. Apa yang dilakukan tersebut patut dicontoh, mengingat masih banyak siswa yang kesulitan dalam belajar daring.

Senada dengan Sri Murtiningsih, Poppy juga berharap jangan sampai ada siswa patah semangat dalam belajar karena keterbatasan yang ada. “Bagi para siswa harus tetap semangat belajar meski dengan segala keterbatasan yang ada,” ujarnya


PTR

Tinggalkan Balasan