SM/Asef F Amani - TANAMAN HIAS: Pengunjung serius menyaksikan aneka jenis tanaman hias yang dipamerkan di Artos Mall Magelang selama empat hari lalu.

MAGELANG, SM Network – Bisnis tanaman hias dinilai masih memiliki potensi yang tinggi, mengingat respon pasar yang juga masih cukup tinggi. Terlebih di masa pandemi Covid-19 yang belum selesai ini, banyak orang menyalurkan hobinya dengan merawat aneka jenis tanaman hias.

Chandra, salah satu pebisnis tanaman hias mengatakan, potensi pasar di Magelang dan sekitarnya masih besar. Terlihat dari antusias pengunjung Pameran Kebunku #2 yang diikutinya di Artos Mall Magelang selama empat hari, Jumat-Senin (13-16/11).

“Pengunjung antusias melihat-lihat aneka jenis tanaman hias yang saya pamerkan. Tidak sedikit pula yang membeli. Kalau lihat seperti ini, berarti potensi pasarnya masih cukup tinggi,” ujarnya di lokasi pameran, Senin (16/11).

Warga asli Magelang itu mengaku, tertarik membuka stand dan menjadi pengisi acara selama pameran ini guna membuka jaringan lebih luas ke konsumen. Hal ini menurutnya penting, karena menjadi pebisnis tak lepas dari jaringan yang kuat. “Saya membawa sejumlah tanaman hias dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah per pot. Yang saya bawa ada aglonema, monstera, sirih gading, dan lainnya. Yang laku macam-macam sih, terutama yang harganya puluhan ribu saja,” katanya.

Sementara itu, Leasing Executive Artos Mall, Samuel Candra menuturkan, Pameran Kebunku ini merupakan yang kedua digelar di tahun 2020. Hal ini tak lepas dari banyaknya pengunjung yang ingin menyaksikan berbagai macam tanaman hias, dan tak sedikit yang ingin membelinya juga.

“Pameran ini mendapat respon yang positif dari pengunjung, maka kita hadirkan kembali. Selain mewujudkan keinginan pengunjung, juga pameran ini sebagai wadah bagi para pebisnis dan pecinta tanaman hias,” jelasnya.

Berbeda dari sebelumnya, kata Samuel, pameran kali ini tidak hanya tanaman hias, tapi juga dipamerkan hewan peliharaan, seperti burung hantu, tarantula, dan sugar glider dari Komunitas Pecinta Predator Indonesia. Lalu ada pula komunitas aquascape yang memamerkan keindahan karya-karyanya.

“Ada 17 stand yang mengisi pameran kali ini. Masing-masing stand menyediakan puluhan jenis tanaman hias. Pameran diisi pula dengan talkshow yang membahas reptil, workshop terrarium, cara merawat bonsai dan aquascape,” paparnya.

Dia mengutarakan, pameran berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. Para pengisi pameran wajib menggunakan masker, face shield, dan ada tim gugus tugas yang mengingatkan untuk selalu menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

“Kami melihat antusias warga Magelang masih tinggi terhadap tanaman hias. Maka, kami mempertemukan lagi antara para pelaku usaha tanaman hias dan para pembeli. Peserta pameran berasal dari Magelang, Jogja, dan Salatiga,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here