Besok, Portal Pembatas Masuk Kota Magelang Dibuka

MAGELANG, SM Network – Pemkot Magelang siap membuka portal penutup jalan masuk menuju dalam kota di persimpangan Trio (sisi selatan) dan Kebonpolo (sisi utara). Menurut rencana, pembukaan penutup jalan akan dilakukan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito pada Rabu (10/6) besok.

Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, pembukaan pembatas jalan secara portabel ini dalam rangka kesiapan Kota Magelang menuju era kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi Covid-19. Tujuannya agar ekonomi kembali menggeliat yang sebelumnya sempat terganggu.

“Sudah kita kaji dan besok akan kita buka portalnya. Di sisi selatan ada di persimpangan Trio dan sisi utara di persimpangan Kebonpolo,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/6). Dia menuturkan, dibukanya portal ini diyakini dapat menggeliatkan kembali ekonomi di dalam kota. Hotel yang siap buka juga nantinya tidak akan terganggu lagi, begitu pula kawasan alun-alun akan berkembang lagi. “PKL di dalam kota juga tentu nanti akan banyak dikunjungi lagi. Hanya saja, kami tegaskan di era kenormalan baru ini harus mematuhi protokol kesehatan. Sebab, kunci new normal adalah di protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Guna memantau jalannya protokol kesehatan yang ketat itu, Joko menegaskan, pihaknya bekerja sama dengan aparat Polri dan TNI, termasuk personel Satpol PP untuk selalu memantaunya. Bukan tidak mungkin ke depan bagi yang tidak mematuhi akan dikenai sanksi. “Era New Normal ini masih terus kita kaji, termasuk regulasinya nanti dalam bentuk peraturan wali kota (Perwal). Bisa saja ada sanksi bagi warga yang tidak memakai masker,” tandasnya.

Joko menambahkan, di era new normal ini pihaknya juga sudah merencanakan penambahan tempat cuci tangan di sejumlah titik. Seperti di tiap kelurahan akan ditambah sekitar empat tempat cuci tangan memakai sabun. “Tempat cuci tangan di area publik juga akan kita tambah. Tujuannya agar covid-19 tetap dapat kita kendalikan dan cegah penyebarannya,” jelasnya.

Terkait destinasi wisata, ia mengaku, segera akan membukanya. Namun, terlebih dahulu pihaknya akan melakukan simulasi pembukaan. Banyak yang harus dipersiapkan, seperti tempat cuci tangan, pengecekan suhu bagi pengunjung, dan tenaga kesehatan. “Saat ini kita sedang melatih tenaga kesehatan di Taman Kyai Langgeng untuk kesiapan pembukaan nanti. Misal ada pengunjung yang tiba-tiba sakit, tentu kita sudah siap dengan tenaga kesehatan yang terlatih,” paparnya seraya menyebut, tiket masuk TKL akan dibuka secara online.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan