Bertambah Enam Orang, Satu Pasien Covid-19 Di Wonosobo Dirujuk Ke RSJ

WONOSOBO, SM Network – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Wonosobo kembali bertambah. Dari data sekretariat gugus tugas penanganan Covid-19 Wonosobo, Rabu (28/4), ada penambahan pasien positif sejumlah enam orang, dengan total pasien positif 29 orang.

Direktur RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo, Danang Sananto Sasongko mengatakan, terdapat satu pasien Covid-19 di RSUD Wonosobo yang dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang. Orang dengan gangguan jiwa atau biasa disebut ODGJ tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melalui hasil swab test.

“Pasien tersebut sudah kami rujuk ke RSJ Magelang, sebelumnya memang dirawat di RSUD Wonosobo, namun sudah dirujuk sejak hari Senin,” jelasnya.

Danang mengatakan, pasien tersebut harus dirujuk ke RSJ karena memang sedikit mengganggu aktifitas di RSUD Wonosobo yang notabenya merupakan Rumah Sakit umum. Selain susah diatur, pasien tersebut diketahui sering berulah, seperti tidur di lantai bahkan membasahi kasur Rumah Sakit menggunaan air.

“Pasien ini memang sedikit nakal, beberapa kasur Rumah Sakit dia basahi dengan air. Setelah koordinasi dengan RSJ Magelang sejak hari Sabtu, akhirnya Senin kemarin pasien dirujuk,” jelas Danang saat ditemui di Kantor Sekretariat Daerah Wonosobo, Rabu (28/4).

Lebih lanjut Danang mengatakan, pihaknya kini juga masih menunggu hasil swab test untuk 42 orang yang telah dinyatakan positif Covid-19 menggunakan metode rapid test.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, jumlah pasien positif Covid-19 di Wonosobo akan terus bertambah mengingat masih ada hasil swab test yang belum keluar. Tak hanya melalui transmisi dari luar daerah, kini sudah terdapat transmisi lokal.

“Selain cluster Gowa kemungkinan terdapat cluster baru, kemarin kita mendapat informasi ada santri dari daerah Magetan telah dinyatakan positif melalui hasil rapid test,” jelas Andang.

Andang mengimbau kepada masyarakat untuk menaati aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Seperti untuk meminimalisir kegiatan di luar rumah dan untuk tidak pulang kampung bagi warga yang berada di luar kota.

“Kemungkinan angka positif korona di Wonosobo akan terus bertambah, untuk itu saya harap masyarakat disiplin dan memathu aturan pemerintah supaya penyebaran Covid-19 ini bisa ditekan,” punkasnya.


Adib Annas Maulana

Tinggalkan Balasan