Berikut Pemenang Duta Genre Wonosobo

WONOSOBO, SM Network – Sempat ditunda selama satu bulan, pemilihan duta generasi berencana (genre) Kabupaten Wonosobo akhirnya digelar, Rabu (1/7). Meski hanya dihadiri oleh 15 finalis, dewan juri, serta beberapa tamu undangan, para finalis tetap bersemangat menyampaikan visi misi genre dihadapan para juri.

Setelah melalui proses seleksi secara virtual selama dua bulan dan penampilan di hadapan juri dalam grand final apresiasi duta genre 2020 di Hotel Front One Harvest Wonosobo, Achmad Rifki dan Nurul Hidayah keluar sebagai pemenang. “Dalam pemilihan duta genre tahun ini kita gelar secara sederhana mengingat masih dalam keadaan pandemi seperti ini. Kita hanya mengundang beberapa tamu saja. dalam prosesi penilaian sebelumnya juga dilakukan secara virtual. Kami baru ketemu hanya dua kali, grand final ini sama gladi bersih,” terang Kasi Kesehatan Reproduksi Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo, Nurul Hidayati usai acara grand final pemilihan duta genre Wonosobo.

Nurul Hidayati yang juga merupakan pembina duta genre Wonosobo mengatakan, meski ditengah pandemi seperti ini pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk menyelenggarakan acara tersebut. “Karena dalam pandemi seperti ini dalam proses pemberian materi atau pendadaran terkait genre dilakukan secara virtual. Kita sedikit kesulitan menilai para finalis karena tidak bertatap muka secara langsung,” ujarnya.

Meski demikian dirinya berharap, peran duta genre tetap bisa optimal sehingga perilaku menyimpang bagi remaja seperti sex bebas, penggunaan narkotika dan pernikahan dini bisa diminimalisir. “Peran duta genre ini sebagai motivator, sebagai role model bagi remaja. Harapanya mereka bisa mengedukasi para remaja untuk tidak melakukan perilaku yang menyimpang.

Asisten Pemerintahan Setda, M Aziz Wijaya, yang hadir mewakili Bupati mengatakan, peran penting duta genre dalam upaya meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi pada remaja menjadi bekal penting bagi Bangsa Indonesia dalam menghadapi era emas 2045, yaitu harapan akan terwujudnya bonus demografi dimana jumlah penduduk di usia produktif mencapai puncak.

Karena itulah, lima transisi kehidupan remaja, mulai dari melanjutkan pendidikan, membangun karir, membina keluarga kecil bahagia dan sejahtera serta menerapkan pola hidup bersih sehat dan bersosialisasi kepada masyarakat, disebut Aziz mesti dipahami dan disebarluaskan kepada sebaya oleh para duta GenRe Kabupaten Wonosobo.


Adib Annas M/dib

Tinggalkan Balasan