Umat muslim melakasanakan ibadah salat pada hari pertama bulan Ramadan di Mesjid Agung Ciamis, Jawa Barat, Kamis (18/6). Umat muslim memperbanyak ibadah, seperti salat dan bertadarus (membaca Al Quran) selama bulan Ramadan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/Rei/foc/15.

MUNGKID, SM Network – Bupati Kabupaten Magelang, Zaenal Arifin SIP mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 451/1342/01.03/2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H ditengah Pandemi Covid-19. Dalam SE tersebut, Umat Islam diwajibkan menjalankan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri dengan baik berdasarkan ketentuan Fikih Ibadah.

Dalam SE yang ditandatangani Sekda Kabupaten Magelang, Adi Waryanto itu, mengatur juga tentang sahur dan buka yang dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau buka bersama. Kemudian, Sholat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti. Tilawah atau Tadarus Al-Qur’an dilakukan dirumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan Tilawah Al-Qur’an.

Selanjutnya, peringatan Nuzulul Qur’an dalam bentuk tabligh dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar, baik di lembaga pemerintah, swasta, masjid maupun mushala ditiadakan. “Buka puasa bersama baik dilaksanakan di instansi atau lembaga swasta, masjid dan lainnya juga ditiadakan. Kemudian, tidak melakukan i’ktikaf sepuluh malam terakhir,” hal ini disampaikan untuk mencegah dan mengurangi resiko penyebaran virus covid 19. demikian disampaikan Adi Waryanto yang juga Koordinator Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Kamis (23/4).

Sementara berdasarkan update data hingga pukul 15.00, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal kembali bertambah dua orang. Seorang warga Kecamatan Secang dan Kecamatan Sawangan. Sehingga total PDP yang meninggal hingga kini ada 17 orang yang satu diantaranya terkonfirmasi positif setelah almarhum meninggal. Namun demikian, jumlah PDP yang dirawat berkurang dari 16 menjadi 14 orang. “Rinciannya, 16 PDP kemarin ditambah 1 baru, dikurangi dua yang meninggal dan seorang sembuh. Untuk PDP sembuh kini menjadi 82 orang,” imbuh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Selanjutnya, kata Nanda, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), turun dari 145 menjadi 132 orang. “Rinciannya, 145 ODP kemarin dikurangi 19 lulus pantau namun ada tambahan enam ODP baru. Untuk yang terkonfirmasi positif masih tetap tujuh orang dan dua terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh,” jelasnya.


Dian Nurlita

3 KOMENTAR