YOGYAKARTA, SM Network – Sebuah lembaga kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY menyebar banyak westafel portabel ke sejumlah lokasi di Kota Jogja dan sekitarnya. Hal ini sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang saat ini sudah menjadi pandemi global.

“Sejak sepekan terakhir kami rutin memasang westafel westafel portabel di sejumlah titik di Jogja. Mulai dari pasar hingga rumah sakit,” kata Kepala ACT DIY Bagus Suryanto, Sabtu (4/4).

Menggandeng sejumlah pihak baik itu komunitas, pengusaha maupun individu, Bagus menyebut hingga hari ini setidaknya sudah ada 13 tempat cuci tangan portabel yang disebar ACT DIY. Belasan westafel yang disebar terdiri dari 10 unit yang dipasang di delapan besar di Kota Jogja. Lalu dua unit yang dibagi rata di rumah rumah sakit dan terkini satu unit ditempatkan di Pasar Kotagede, pagi tadi.

“Khusus Pasar Beringharjo kami pasang 3 unit. Lalu hari ini satu unit di Pasar Kotagede terpasang di pintu keluar. Kemudian untuk rumah sakit yang mendapatkan bantuan seperti Rumah Sakit Bethesda dan RSUD Kota Jogja,” tuturnya Bagus berharap adanya wastafel bersama tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.

Dia pun mendorong masyarakat untuk membiasakan praktik pola hidup bersih, lewat program cuci tangan rutin, dan makan-makanan bergizi. Selain itu, dia juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi memberikan dukungan kepada para tenaga medis, dan masyarakat prasejahtera yang terkena dampak virus Covid-19.

“Kami dari ACT telah menyiapkan skema perawatannya, setiap dua hari sekali akan di cek dan di isi ulang baik air, sabun cuci tangan mupun ketersediaan tisunya,” ungkapnya.

Sementara itu, Antoni selaku Lurah Pasar Kotagede mengapresiasi kepada para pihak yang telah memberikan fasilitas wastafel di pintu keluar pasar. “Tentu fasilitas seperti ini sangat membantu, dari kemarin sudah ingin punya harapan untuk diberikan fasilitas cuci tangan seperti ini, pasar Bringharjo, Giwangan, dan Kranggan sudah dikasih dan akhirnya hari ini Pasar Kotagede dapat bagian juga,” sambung dia.

Menurutnya dengan fasilitas seperti tersebut akan sangat membantu pedagang yang beraktifitas baik yang siang maupun malam hari di Pasar Kotagede.”Terutama yang malam para pedagang hanya mengandalkan handsanitizer itu pun tidak semua membawa,” tandas Antoni.


Gading Persada/Kim