SM/Amelia Hapsari - MENERIMA BANTUAN : Penyandang cacat berat menerima bantuan dari Pemkab Sleman di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Selasa (29/9).

SLEMAN, SM Network – Belum semua difabel di Kabupaten Sleman mendapat bantuan dari pemerintah. Dari sekitar 10.000 difabel, sebagian kecil yang tercover.Untuk penyandang cacat berat usia anak dan dewasa, baru 110 orang yang mendapat bantuan.

Kendati di APBD perubahan akan ada tambahan penerima sebanyak 115 orang yang diperoleh dari hasil penjaringan, namun tetap timpang dibanding keseluruhan jumlah difabel. 

“Memang belum semua tercover. Tapi secara bertahap, kami akan terus upayakan pemenuhan bantuan melalui APBD kabupaten maupun dari pusat, provinsi atau CSR,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman Eko Suhargono usai penyerahan bantuan sosial bagi penyandang cacat berat di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Selasa (29/9).

Bantuan ini bersifat tetap. Artinya, penyandang cacat berat akan terus mendapat bantuan yang tahun ini besarannya Rp 300 ribu per bulan. Tahun depan, pihaknya akan berupaya mengusulkan tambahan penerima. Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, pemberian bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban penyandang cacat berat agar mereka bisa memenuhi kebutuhan harian, terlebih di masa sulit pandemi ini.

Bantuan tahap berikutnya akan dibagikan pada bulan Desember, dengan total jumlah penerima sebanyak 225 penyandang cacat berat.

“Bagi yang sudah punya usaha kecil-kecilan, semoga bisa untuk menambah modal,” ujarnya.

Endri Wigati (58), warga Sorogenen, Kalasan mengungkapkan, bantuan ini cukup meringankan bebannya dalam memenuhi kebutuhan putrinya yang menyandang cacat berat.

Dia berharap di masa mendatang, nilai bantuan bisa ditingkatkan mengingat kebutuhan penyandang difabel yang tidak sedikit. Mulai dari popok hingga pemenuhan asupan gizi seperti susu, dan obat-obatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here