Belanja Gratis, Solidaritas Di Tengah Pandemi

WONOSOBO, SM Network – Pandemi Covid-19 tak hanya menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat, namun juga menumbuhkan rasa solidaritas untuk saling bahu-membahu membantu sesama. Seperti yang dilakukan warga RW 14 Kauman Utara Wonosobo membuka pasar gratis untuk warga yang membutuhkan.

Setiap Jumat pagi warga mengantre untuk mengambil berbagai bahan makanan yang telah ditata rapi menggunakan meja. Di depan halaman Masjid Al-Mansur Kauman, warga terlihat berbondong-bondong datang dengan tetap menggunakan masker dan menjaga jarak.
Terlihat beberapa nenek renta juga ikut mengantre. Mereka ditempatkan di barisan depan antrean untuk mengambil bahan makanan terlebih dahulu. Meski mengenakan masker, senyum sumringah deretan nenek itu seperti terlihat dari mata mereka. Dengan membawa plastik kresek warna hitam di tangan, satu persatu nenek itu maju untuk mengambil bahan makanan yang mereka inginkan.

Bahan makanan yang dibagikan secara gratis itu juga cukup lengkap, dari mulai bahan pokok seperti beras, berbagai macam sayuran, hingga lauk seperti ikan tongkol. Tak hanya kaum ibu-ibu yang mengantre, beberapa bapak-bapak juga tak kalah semangat untuk mengambil bahan makanan untuk bisa dimasak istrinya dirumah.

Pasar gratis di Kauman, Jumat (10/7) terasa lebih spesial dengan kehadiran Fairuz Eko Purnomo yang notabene merupakan istri dari Bupati Wonosobo. Meski hari itu matahari terasa begitu terik, Fairuz sapaan akrabnya juga terlihat bersemangat membagikan sayur kepada warga yang datang.

Sembari menyapa warga, Fairuz ikut memasukan sayuran kedalam plastik yang dibawa masing-masing warga untuk memperoleh bahan makanan yang mereka inginkan.

“Mau ambil sayur yang apa Bu ? jangan lupa tetap jaga jarak dan menggunakan masker ya,” celetuk Fairuz kepada salah satu warga.
Pasar gratis itu bukan kali pertama digelar. Ketua RW 14 Kauman Utara, Hariyadi mengatakan, pagelaran kali ini merupakan yang ke-7 digelar. “Acara ini merupakan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak Covid-19. Karena ternyata selama wabah virus Corona banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan harian,” ujarnya.

Selama kegiatan belanja gratis, sambungnya, warga harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Yakni pengunjung wajib pakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun. Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah belanja.


dib

Tinggalkan Balasan