SM/Supriyanto - KURSI RODA: Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH secara simbolis menyerahkan kursi roda saat pentashorufan ZIS Tahap I Tahun 2021 Baznas Kebumen, Kamis (18/3).

KEBUMEN, SM Network – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen menyalurkan dana zakat infak dan shodaqoh (ZIS) tahap I tahun 2021. Pentashorufan tahap pertama ini total sebesar Rp 820.868.000.

Jumlah itu disalurkan untuk tujuh kecamatan, yakni Adimulyo, Kuwarasan, Buayan, Gombong, Sempor, Rowokele dan Ayah. Secara simbolis pentashorufan dilakukan oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH di Gedung PKK Kebumen, Kamis (18/3).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Baznas Kebumen drh Djatmiko menyampaikan bahwa Baznas Kebumen menyalurkan ZIS kepada 2.404 penerima. Dana itu disalurkan kepada asnaf melalui empat program yakni Kebumen Sehat, Kebumen Cerdas, Kebumen Peduli, dan Kebumen Makmur.

Dalam program Kebumen Cerdas diberikan penunjang pendidikan kepada 905 anak tidak SD/MI kurang mampu di Korwil Dinas Pendidikan di tujuh kecamatan. Masing- masing anak menerima Rp 150.000 dengan total Rp 135 juta.

Kemudian Baznas Peduli memberikan bantuan tunai kepada 605 fakir miskin masing-masing menerima Rp 300.000 dengan total Rp 181,5 juta. Bedah rumah tidak layak huni sebanyak 12 orang dengan total Rp 114 juta, bedah rumah korban bencana 107 juta. Kemudian sabilillah para guru ngaji sebanyak 620 dengan nominal Rp 250.000 sebanyak Rp 155 juta.

Dalam kesempatan itu diserahkan SK pemberhentian kepada pimpinan Baznas periode 2015-2020 dan pengangkatan kepada lima orang pimpinan periode 2021-2026. Yakni Drs H Bambang Sucipto MPdI, Drs H Hartono MPdI, H Nadjib Chamidi SHI, H Ahmad Sahli Syam ST MT, Ir H Sumanto.

Adapun dua dari lima pimpinan Baznas yang baru merupakan pimpinan lama yang terpilih kembali yakni H Nadjib Chamidi SHI dan H Ahmad Sahli Syam ST MT. Sedangkan drh Djatmiko tidak bisa dipilih kembali karena sudah menjabat dua periode sejak Baznas masih bernama Bazda. “Saya berharap dengan pimpinan yang baru ini dapat menjadikan Baznas Kebumen lebih maju lagi,” ujar Djatmiko.

Penguatan Umat

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengatakan banyak yang sudah dilakukan oleh Baznas Kebumen dalam rangka penguatan keummatan utamanya dalam bidang ekonomi. Keberadaan Baznas Kebumen bisa menjadi penyambung tangan pemerintah dalam upaya menolong sesama yang membutuhkan.

“Saat ada kekurangan anggaran Pemkab Kebumen dalam menangani permasalahan yang urgen, Baznas langsung action,” ujar Arif Sugiyanto.

Dia mendorong kepemimpinan yang baru ini dapat lebih mengoptimalkan dana zakat dari ASN Pemkab Kebumen hingga 95 %. “Jangan sampai warga yang kurang mampu tidak ada yang ngopeni,” katanya berharap bantuan Baznas dapat membantu meringankan beban para penerima bantuan.

Terkait program 100 hari kerja yang salah satu misinya adalah upaya peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan bidang pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Diantaranya dengan meluncurkan program Sis-Susana, yakni program beasiswa dan subsidi bagi warga miskin dan anak yatim di Kebumen. Kemudian program Basuh atau bapak asuh yang diberikan pada santri kebumen yang mondok di Kebumen.