Batal Berangkat, Setoran Dana Calon Haji Bisa Ditarik

KEBUMEN, SM Network – Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji tahun 2020. Terkait pembatalan tersebut, setoran dana calon haji bisa ditarik. Hal tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 494/2020 tertanggal 2 Juni 2020. “Keputusan ini berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kebumen,” kata Kepala Kantor Kemenag Kebumen, Panut.

Calon haji di Kebumen yang sedianya akan berangkat tahun 1441 H / 2020 M ini sebanyak 1.218 orang. Dari jumlah itu, yang telah melakukan pelunasan baik pada tahap kesatu maupun kedua sebanyak 1.209 orang, terdiri atas 575 laki-laki dan 634 perempuan.

Untuk calon jemaah haji reguler, jelas Panut, cara mengurusnya dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran kepada Kementerian Agama di Kabupaten/Kota masing-masing.

Secara rinci, prosedur penarikan dapat dilakukan pemohon dengan melampirkan bukti asli setoran lunas Bipih yang dikeluarkan oleh bank penerima setoran (BPS) Bipih. Kemudian, fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama calon jemaah haji, fotokopi KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Setelah data pemohon masuk, kepala seksi yang membidangi urusan penyelenggaraan haji dan umroh di Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten/Kota akan memverifikasi dokumen yang ada. Apabila dinyatakan lengkap, data akan diinput ke dalam aplikasi sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (Siskohat) dan statusnya masuk pada pembatalan setoran pelunasan haji.

Sementara itu Plt Kasi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Khamid mengimbau agar masyarakat bersabar menghadapi berbagai imbas buruk dari wabah korona, termasuk soal batalnya pemberangkatan ibadah haji.

“Keputusan pembatalan ini Se-Indonesia. Para calon jamaah diharapkan sabar dan dapat lapang dada dalam menerima keputusan tersebut,” tuturnya.


Arif Widodo

Tinggalkan Balasan