SM/Agung PW : Ibu-ibu peserta pelatihan teknologi informasi untuk menjalankan usaha.

YOGYAKARTA, SM Network – Pandemi Covid-19 yang masih terjadi telah merubah perilaku konsumen dalam melakukan transaksi jual beli secara drastis. Perubahan-perubahan tersebut berkaitan dengan mekanisme pembelian, preferensi produk, preferensi waktu, dan lainnya yang mempengaruhi berbagai sektor bisnis termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Jumlah UMKM sebenarnya terus naik setiap tahun diiringi dengan peningkatan kontribusi yang diberikan terhadap GDP Indonesia serta tingginya angka penyerapan tenaga kerja. Namun kini semua itu terganggu akibat pandemi dan ini tentu mengancam perekonomian rakyat.

”Melihat situasi yang belum membaik, kami berusaha membantu memperbaiki situasi dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan berkaitan dengan perilaku konsumen,serta digital marketing,” ungkap Dosen Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Endah Utami ST MT. Ia bersama Nisrina Nafiatul Huda ST MS dan mahasiswa Akhid Ahmad Dani serta Juniati melakukan pelatihan di PCA Keraton.

Endah menjelaskan program pengabdian masyarakat ditujukan kepada anggota Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PCA Kraton Yogyakarta. Pemilihan objek serta lokasi pengabdian berdasarkan pada besarnya proporsi wanita sebagai penggerak serta pelaku aktif UMKM di Indonesia. Para perempuan inilah yang berusaha keras membantu ekonomi keluarga di tengah krisis akibat pandemi.

Berbagi Ilmu

Nisrina menambahkan kelak anggota Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PCA Kraton Yogyakarta dapat membagikan ilmu yang telah diperoleh kepada wanita-wanita pelaku UMKM di sekitarnya. Selain itu, ilmu dan keahlian yang didapat mampu meningkatkan performa anggota menjalankan berbagai kegiatannya.

”Aktivitas pengabdian meliputi edukasi kepada mitra terkait perubahan-perubahan mendasar yang terjadi pada proses bisnis akibat pandemi serta melihat peluang dan potensi pasar dari dampak pandemi, memberikan edukasi kepada mitra terkait perubahan-perubahan pada perilaku dan preferensi konsumen serta memberikan edukasi kepada mitra terkait digital marketing sebagai salah satu cara untuk mempertahankan bisnis dan ekonomi para pelaku UMKM,” paparnya.