Banpol Utamakan untuk Pendidikan Politik

MAGELANG, SM Network – Delapan partai politik (parpol) menerima kucuran bantuan politik (banpol) dari Pemkot Magelang total senilai Rp 568.199.000. Bantuan keuangan dari pemerintah ini diminta dapat digunakan sesuai aturan berlaku, salah satunya harus mengalokasikan untuk pendidikan politik.

Secara simbolis banpol diberikan oleh Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito kepada perwakilan masing-masing parpol di Aula Adipura Kencana komplek Kantor Wali Kota Magelang, Rabu (1/7). Hadir Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, Sekda Joko Budiyono, dan sejumlah pejabat setempat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), Hamzah Kholifi mengatakan, bantuan keuangan yang diterima sesuai dengan Perwal Magelang No 15/2020 tentang tata cara perhitungan dan besarnya bantuan keuangan kepada parpol di Kota Magelang periode 2020-2023 berdasarkan hasil pemilu 2019.

“Rinciannya DPC Partai PKB Rp 67,1 juta, DPC Partai Gerindra Rp 42,7 juta, DPC Partai PDIP Rp 197 juta, dan DPC Partai Golkar Rp 49,6 juta. Lalu DPC Partai PKS Rp 79,2 juta, DPC Partai Perindo Rp 20,6 juta, DPC Partai Hanura Rp 33,8 juta dan DPC Partai Demokrat Rp 77,9 juta,” ujarnya.

Dia mengutarakan, terimakasih kepada para pimpinan parpol yang telah bekerjasama untuk memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi bantuan keuangan partai politik. Juga kepada tim peneliti dan pemeriksa persyaratan administrasi bantuan keuangan ini tahun 2020.

“Sebagai lembaga yang memanfaatkan dana APBD, parpol wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan secara transparan dan akuntabel sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menyampaikan pesan kepada parpol penerima untuk menggunakan bantuan keuangan dari pemerintah sesuai dengan aturan yang berlaku. Salah satunya harus mengalokasikan untuk pendidikan politik.

“Bantuan ini harus digunakan semestinya, antara lain untuk pendidikan politik yang utama, sisanya baru yang lain-lain, seperti untuk administrasi parpol dan lainnya,” jelasnya.

Pemerintah, katanya, memberikan bantuan keuangan kepada parpol secara proporsional berdasarkan perolehan suara sesuai dalam ketentuan. Ia pun mengingatkan agar bantuan itu penuh tanggung jawab sesuai dengan peran dan fungsinya. “Bantuan yang diberikan itu gunakan untuk hal-hal sesuai ketentuan,” tandasnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan