Bank BPD DIY Beri Peluang Kredit Lunak PDAM

SM/Amelia Hapsari : Santoso Rohmad

YOGYAKARTA, SM Network – Bank BPD DIY dipercaya menjadi salah satu penyalur kredit bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 60 Tahun 2020, kredit ini bersifat lunak dengan jangka waktu hingga 20 tahun.

Di dalam pemberian kredit tersebut, pemerintah juga memberi subsidi bunga maksimal 5 persen bagi PDAM yang mengajukan kredit investasi. Stimulus lainnya berupa suku bunga sebesar Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 12 bulan ditambah 5 persen. Disamping itu ada penjaminan dari pemerintah sebesar 70 persen dari nilai kredit investasi.

“Kredit ini bisa dimanfaatkan PDAM untuk meningkatkan kapasitas produksi, dan memperluas jaringan. Sehingga, mereka bisa melakukan lompatan lebih dalam memberi layanan kepada konsumennya,” kata Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad saat acara sosialisasi PMK 60 Tahun 2020, Rabu (5/8).

Pengajuan kredit dengan skema tersebut berlaku sampai dengan tahun 2022. Besaran plafon yang dikucurkan tergantung dari kemampuan masing-masing PDAM sesuai data cashflow. Kecuali, pemda setempat bersedia memberi jaminan semisal dengan skema multiyears.

“Kami punya hitungan tersendiri apakah investasi yang diajukan layak atau tidak,” imbuh Santoso.
Dia memandang, penyediaan air minum bisa masuk ke dalam industri strategis. Di masa mendatang, kebutuhan air minum akan menjadi industri profit dan menarik untuk dikembangkan. Namun hal itu bisa terwujud dengan catatan, infrastruktur disiapkan secara baik.\

Kehadiran PMK tersebut disambut positif oleh kalangan PDAM. Direktur PDAM Sleman Dwi Nurwata mengatakan, program itu dapat mendukung percepatan penyediaan akses air bersih. Terlebih, sejauh ini cakupan layanan PDAM Sleman baru sekitar 27 persen.

“Ini adalah peluang yang baik. Selama ini, kami sebenarnya ingin melakukan percepatan namun terganjal keterbatasan kemampuan daerah,” ungkapnya.

Kendati pemda rutin memberi penyertaan modal, namun pihaknya menilai butuh cara lain untuk percepatan. Jika mendapat kredit nantinya, PDAM Sleman akan memanfaatkan dana tersebut untuk pengadaan sambungan rumah mengingat banyaknya pembangunan perumahan dan hotel di Bumi Sembada.


Amelia Hapsari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan