Banjir Bandang, Pengendara motor hilang belum ditemukan

WONOSOBO, SM Network – Akibat Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Wonosobo, satu pengendara motor terbawa arus banjir bandang tepatnya disungai Beji di Desa Reco, Kertek Senin (23/3). Sampai berita ini diterbitkan korban masih dalam pencarian oleh pihak yang berwenang.

Hal ini bermula dari hujan deras yang terjadi pukul 14.15 sore. Hujan yang hanya terjadi selama 15 menit itu menyebabkan sungai Sungai Beji Desa Reco yang berada dibawah Jembatan Jalan Raya Sindoro sumbing meluap. Padahal ketinggian dari jembatan di Reco itu hingga 10 meter.

“Nahasnya, banjir yang terjadi tahun ini membawa korban jiwa,” terang salah satu saksi kejadian, HARYANTO, 41, salah satu perangkat Desa Reco

Bermula saat dirinya melintas di jalan Sindoro Sumbing sambil mengendarai SPM nya dari arah kertek menujuke arah Parakan, Temanggung. Ia melihat satu pengendara sedang dalam posisi jatuh sambil mempertahankan motornya yang terbawa arus banjir bandang.

“Seketika saya turun dari motor dan langsung menolong korban tersebut. Saya pegang tangan korban tersebut sambil berteriak minta tolong pada pengendara yang lain. Karena posisi korban sudah tampak sulit untuk berdiri,” katanya.

Kemudian datang dua orang yang keluar dari kantor Desa Reco dan berusaha membantu. Namun karena kuatnya luapan arus sungai tersebut, hayanto tidak kuat menolong korban. Sehingga mengakibatkan korban terbawa luapan arus sungai tersebut dan terjatuh ke dalam jurang dengan ketinggian sekitar 15 meter yang bawahnya merupakan Sungai Beji Desa Reco yang kondisi arusnya sangat Deras.

“Kejadiannya begitu cepat. Sehingga belum sampai datang penyelamat, korban sudah terbawa arus hingga kesungai. Posisi masih hujan deras. Saya sendiri sangat kesulitan untuk menjangkau tangannya,” katanya.

Menurutnya, pihaknya belum sempat mengetahui identitas korban. Sebab saat kejadian, sibuk untuk tetap mempertahankan sepeda motornya. “Saya kira, orang itu masih kuat menahan arus. Makanya yang saya pegangi itu motornya. Tapi tidak menunggu lama, korban malah terseret,” lanjutnya.

Setelah hujan mulai reda. Banjir mulai mengecil, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, tim SAR, Relawan, dan Petugas kepolisian terus mencari korban yang semoat hanyut. Namun karena sungai yang masih begitu deras belum memungkinkan petugas untuk menyisir kawasan sungai.

Diketahui, Banjir tersebut membawa material tanah, pasir dan batu. Sehingga mempercepat kapasitas tampungan air di sungai meluap. Hal ini lantara maraknya penambangan illegal yang terjadi tak jauh dari lokasi. Yang sudah terjadi dalam beberapa tahun belakangan.


Adib Annas M

3 Komentar

  1. 991238 736972I totally agree! I came over from google and am looking to subscribe. Where is your RSS feed? 803444

  2. 612818 69250You developed some decent points there. I looked more than the internet for any difficulty and found most individuals goes as nicely as along with your internet internet site. 280980

  3. 155327 548372a good deal lately with my father so hopefully this will get him to see my point of view. Fingers crossed! mortgage banker new york 390182

Tinggalkan Balasan