Bakal Calon Pilkada Dinilai Belum Layak

WONOSOBO, SM Network – Geliat nama-nama bakal calon bupati Wonosobo (Bacabup) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wonosobo yang dihelat 23 September mendatang semakin mencuat di masyarakat.

Meskipun belum ada satupun yang resmi maju, nama seperti Abdul Arif Ketua Askab PSSI Wonosobo, Triana Widodo pengusaha, Eko Purnomo petahana sudah ramai diperbincangkan dimasyarakat. Selain itu juga terdapat nama seperti Ngarifin Shidiq Ketua PCNU Wonosobo dan Afif Nurhidayat Ketua DPC PDIP yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Wonosobo.

Ketua Forum Pemuda Wonosobo, Dwi Sukatman dalam acara bincang media yang dihelat di Kantor perwakilan Suara Merdeka Wonosobo, Senin (2/3) menilai, belum ada satupun Bacabup yang layak memimpin daerah bersuhu dingin itu.

Dalam acara yang turut dihadiri berbagai media Wonosobo yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wonosobo, dirinya mengatakan, nama-nama yang telah muncul belum memiliki visi dan misi yang jelas dalam memajukan Wonosobo.

“Saya melihat nama-nama yang bermunculan belum memiliki visi yang jelas untuk membangun Wonosobo. Tidak hanya bacabup, pemerintah yang selama ini sudah menjabat juga belum terlihat ke seriusanya dalam membangun Wonosobo. Seharusnya, fokus bersama untuk mengentaskan persoalan yang ada di Wonosobo,” jelasnya.

Lebih lanjut Dwi mengatakan, pemerintah seharusnya fokus terhadap pengembangan pariwisata dan persoalan pertanian yang menjadi sektor andalan Wonosobo. Namun selama ini belum ada goal yang jelas dari pemerintah, setiap dinas masih mementingkan ego sektoral masing-masing sehingga sulit untuk memajukan Wonosobo.

“Dalam persoalan pertanian, bibit pertanian kita masih mengambil dari kota lain, nilainya tidak sedikit, sekitar 130 Milyar. Terus apa gunanya Dinas terkait,” tandasnya.

Persoalan-persoalan seperti itulah yang menurut Dwi harus dipahami oleh Bacabup yang ingin maju dalam kontestasi Pilkada Wonosobo. “Calon pemimpin harus tau persoalan daerah, jangan sampai ada Pilkada tanpa visi yang jelas,” pungkasnya.


Adib Annas M

Tinggalkan Balasan