Badan Otorita Borobudur Jajal Coffee On The Bus

YOGYAKARTA, SM Network- – Berbagai cara dilakukan Badan Otorita Borobudur (BOB) untuk menyerap dan merespon langsung geliat pariwisata di level masyarakat yang ada di Kota Jogja dan sekitarnya. Pasalnya, BOB punya gawe besar dalam pengelolaan Borobudur Highland termasuk pemetaan travel pattern dan sistem penunjangnya.

Seperti yang dilakukan pekan lalu kala direksi dan staf pada salah Satuan Kerja di lingkungan Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) yang menjajal Coffee on The Bus. Selama 4 jam pulang-pergi dari start di Kotabaru dan finish di Yogyakarta International Airport (YIA), para awak Badan Otorita Borobudur benar-benar menikmati dan merasakan sensasi menikmati minuman kopi di dalam bus menyusuri jalanan di Kota Pelajar.

“Kami booking satu bus, semua direksi dan staf harus menikmati. Dan memang bagus dan ini unik dari hal yang dimunculkan pelaku wisata,” tutur Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Indah Juanita, Selasa (28/7). Perjalanan panjang tersebut, bagi Indah dan kawan-kawan tak hanya sekedar menikmati empuknya kursi bus dengan dinginnya penyejuk udara serta menikmati berbagai macam kopi Nusantara yang kebetulan saat itu disajikan Kopi Merapi. Namun, lebih dari itu.

SMN/dok – COFFEE ON THE BUS: Direksi dan staf Badan Otorita Borobudur foto bersama dengan latar belakang armada Coffee On The Bus usai menikmati sensasi minum kopi di dalam bus sembari menyusuri jalanan di Kota Jogja dan sekitarnya.

“Bagi kami sebenarnya ini bagus karena sebagai potensi wisata baru dan kreatif dalam membuat atraksi baru. Kami yakin kedepannya pasti akan membangkitkan ekonomi kreatifnya, seperti lewat penawaran oleh-oleh yang ada di titik-titik yang dilalui rute bus. Ini kan juga sesuai dengan tujuan kami dalam menerapkan travel pattern. Maksudnya  Coffee On The Bus ini secara tak langsung bisa membantu kami merealisasikan pola perjalanan wisata di kawasan Borobudur Highland,” papar Indah.

Coffee On The Bus diinisiasi Wiwit Kurniawan. Menurutnya, minum kopi sudah seperti kewajiban bagi banyak orang. Namun kini tak hanya di rumah atau di kedai kopi saja kita bisa menikmati rasa kopi yang nikmat. Cara baru minum kopi sambil keliling Kota Jogja di dalam bus juga bisa dilakukan.

Coffee on The Bus diadakan mulai akhir Juni lalu dengan menggunakan bus ukuran besar. Rutenya yakni Kotabaru – Tugu – Kiai Mojo – Bugisan – Kotagede – JEC – Janti – Jalan Solo – dan kembali di Kotabaru. Adapun saat weekday, rute bisa mencapai YIA.

Di dalam bus, penumpang disajikan aneka makanan ringan yang ditempatkan di masing-masing tempat duduk yang sudah ditata sedemikian rupa. Tak ketinggalan, barista yang ikut di dalam perjalanan menyajikan secangkir kopi dengan metode manual brewing. Ngopi di dalam bus, bagi dia, bertujuan agar sektor pariwisata Jogja perlahan bisa hidup kembali setelah empat bulan lamanya terhenti gegara adanya Corona.

“Dengan adanya pandemi ini orang ketakutan ke luar tapi kami coba dengan refreshing, orang kan sekarang banyak yang hobi minum kopi sehingga kita ngopi di rumah bisa, ngopi di coffee shop bisa, ngopi di tenant-tenant ternama bisa, tapi kita coba ngopi di dalam bus dahulu,” tambah dia.

Adanya Coffe On The Bus,  mengukuhkan Yogya sebagai Trendsetter. Semoga pengelolaan Coffee ON The Bus semakin profesional syukur-syukur bisa seperti Hop On Hop Off seperti di kota-kota besar di dunia, dimana bus dipasangi plug In earphone untuk setiap pengunjung, dan setiap titik-titik tertentu ada penjelasan tentang lokasi yang dilewati dengan beberapa bahasa. Semoga pariwisata yang sempat mati suri akibat Covid dapat berjaya kembali.


Gading Persada

6 Komentar

  1. Like!! Thank you for publishing this awesome article.

  2. I always spent my half an hour to read this web site’s articles or reviews daily along with a mug of coffee.

  3. I love looking through a post that can make people think. Also, many thanks for permitting me to comment!

  4. 469818 594760Perfect just what I was looking for! . 971084

Tinggalkan Balasan