‘Awas Jatuh Cinta’ Bius Magelang


MAGELANG, SM Network – Single terbaru Band Armada “Awas Jatuh Cinta” sudah dinantikan ribuan penonton Konser Musik Moncer Serius di Alnalun Kota Magelang, Sabtu (7/3) malam. Terlihat dari penonton yang penuh emosional saat sang vokalis, Rizal mengajak bernyanyi hanya dengan iringan gitar akustik.

Rizal meminta teman-temannya untuk mengiringi dengan instrumen musik yang lebih lengkap setelah penonton bisa mengikuti syair lagu ini. Lagu ke lima yang di bawakan ini pun sukses menghipnotis penonton.

“Lagu ini baru tayang d YouTube, 30 Januari lalu. Bersyukur viewers sudah 12 juta. Kami percaya sekitar 20 persennya yang nonton orang Magelang,” ujarnya.

Dalam konser ini, Armada membawakan sekitar 10 lagu. Di antaranya Mau Dibawa Kemana, Cinta Itu Buta, Harusnya Aku, Asal Kau Bahagia, dan Mabuk Cinta. Armada juga tampil berduet bersama Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina saat menyanyikan lagu penutup konser, yakni Pergi Pagi Pulang Pagi.

Sebelum tampil di alun-alun, para personil Armada, Rizal (vokal), Andhit (drum), dan Mai (gitaris) sempat menggelar jumpa pers di Atria Hotel Magelang. Di sini, Mai juga mengungkapkan kondisi Armada yang tinggal tiga personil, namun tidak mempengaruhi penampilannya.

Menurut Mai, Armada akan tetap eksis  melahirkan karya-karya mereka. Tidak ada keinginan pula untuk menambah personil baru. “Kami tetap berlima. Armada itu ibarat perusahaan, tapi yang saat ini menjalankan hanya bertiga,” katanya. 

Diakuinya, Konser Musik Moncer Serius menjadi jalan konser pertamanya di Magelang. Kota ini menjadi kota kedua yang disinggahi Armada untuk memulai aktivitas off air.
“Kita juga akan mengeluarkan album tahun ini. Album baru ini sudah beres, tinggal nunggu tanggal rilis saja,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina menyebutkan, di konser musik ini sekaligus diluncurkan program Magelang Great Sale (MGS). Ia menandai peluncuran ini dengan memanah tas belanja berukuran besar. Menurutnya, MGS merupakan program diskon belanja secara besar-besaran yang diberikan oleh pengusaha kepada masyarakat (pembeli). Sekitar 1.500 pelaku usaha diharapkan bisa memberikan enerji bagi laju roda perekonomian di kota. 

“Pengusaha memberikan program promosi yang menarik dan diskon, sehingga memberikan stimulus masyarakat untuk berbelanja. Dampak positifnya pada pertumbuhan ekonomi daerah. Konsumen juga diuntungkan (dapat harga murah, Red), karena biasanya saat menjelang Ramadhan diiringi naiknya harga kebutuhan pokok dan lain-lainnya. Kami harap pengusaha bisa menyediakan barang berkualitas,” tandasnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan