SM/Supriyanto - Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kebumen Drs Aden Andri Susilo MSi


KEBUMEN, SM Network – Para Aparatur Sipi Negara (ASN) di jajaran Pemkab Kebumen mengalami keterlambatan gaji dan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi para ASN.

Hingga Kamis (4/2) pagi, ribuan ASN masih menunggu cairnya gaji dan tunjangan mereka. Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kebumen Drs Aden Andri Susilo MSi membenarkan adanya keterlambatan dalam pembayaran gaji dan TPP kepada ASN di awal tahun 2021. Keterlambatan tersebut kata dia dikarenakan sistem keuangan daerah yang belum optimal. 

Di sisi lain lantaran ada perpindahan dari Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) ke Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda) yang diakomodasi oleh bank Jateng.

“Di awal 2021 memang gaji terlambat dan TPP bulan Desember seharusnya dibayarkan pada 10 Januari. Perubahan dari SIPD ke Simda mengakibatkan perlu waktu untuk penyesuaian itu,” jelas Aden Andri Susilo.

Aden menambahkan bahwa saat ini semua transaksi pemerintahan harus dilakukan secara non tunai termasuk juga dalam pembayaran gaji dan TPP bagi ASN. Akan tetapi proses Cash Management System (CMS) antara Bank Jateng dan BPKAD baru bisa terkoneksi pada Februari ini.

Pembayaran TPP

Aden menargetkan pada Februari di Minggu ke dua semua sudah bisa terealisasikan untuk pembayaran TPP kepada seluruh ASN. Untuk itu saat ini tinggal menunggu proses pengajuan dari masing masing Bendahara OPD, untuk mengajukan Surat Pengajuan Pembayaran (SPP) dan  Surat Perintah Membayar (SPM) karena dari sistem teknis keuangan sudah terkoneksi antara DPKAD dengan Bank Jateng.

“Proses pengajuan di masing masing OPD makanya kita targetkan bisa selesai Minggu ini karena sudah dari aspek teknis sistem keuangan sudah konek antara kami dan bank Jateng jadi sudah tidak ada kendala lagi, jadi tinggal mengajukan SPP SPM ke DPKAD masing-masing bendahara nanti kita validasi,” Imbuhnya.

Atas keterlambatan tersebut bendahara daerah mengucapkan permohonan maaf, dan dalam bulan ini akan segera bisa dibayarkan. Untuk itu bendahara setiap OPD agar segera mengajukan  kepada BPKAD agar TPP segera dicairkan.

“Kepada teman-teman ASN saya selaku bendahara daerah mengucapkan mohon maaf atas keterlambatan ini. Untuk TPP Desember yang akan kita bayarkan minggu-minggu ini. Kami mohon  bendahara mengajukan kepada kami terkait  dengan TPP ini, proses itu harapan kami bisa dibayar kan Minggu ini,” pungkasnya.