SM/Arif Widodo - BERKUMPUK : Pimpinan Lembaga, Banom dan Pengurus PCNU Kebumen berkumpul di Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Jumat (30/4).

KEBUMEN, SM Network – Komitmen untuk memperbaiki Kebumen ditunjukkan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat menghadiri gelaran PCNU bertajuk “Buka Bersama dan Pembinaan Lembaga dan Banom di Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Jumat (30/4).

Menurut Arif, menjadi orang nomor satu di bumi Beriman ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Ia yang berpasangan dengan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih pun kini tengah menjalankan program 100 hari kerjanya.

“Jangan sampai saya jadi bupati sing ngisin isini (yang memalukan), tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya,” ucap Arif di hadapan para pimpinan lembaga dan Banom PCNU Kebumen yang antusias menyimak dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 itu.

Hadir Pengasuh Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu KH Afifuddin Al-Hasani yang Rois Syuriah PCNU, Ketua PCNU Kebumen Dawamudin Masdar, Rektor IAINU dan UMNU Kebumen Imam Satibi serta tim Tahsinul Jam’iyah (akreditasi) yang mengisi Safari Ramadan di seluruh MWC pada Puasa ini.

Arif menyampaikan fokus penanganan pemkab sekarang memang lebih pada penanggulangan penyebaran Covid-19. Pihaknya pun akan mengambil kebijakan untuk menutup objek wisata yang dikelola pemkab pada Lebaran hari pertama, kedua dan ketiga. “Kami berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19,” ucap Arif.

Pihaknya juga menyampaikan terkait rencana pemberlakuan satu jalur sejumlah jalan protokol yang selama ini diketahui cukup padat kendaraan. Meliputi Jalan Pahlawan, Jalan Sutoyo dan Jalan Kusuma. Diharapkan, menjelang Lebaran tahun ini, kebijakan tersebut sudah diterapkan. Hal itu sekaligus sebagai salah satu upaya untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam menjaga jarak.

Selanjutnya masyarakat diminta tetap memakai masker dan mencuci tangan menggunakan sabun. Mengenai penguatan perekonomian pada masa pandemi ini, Arif Sugiyanto yang Bendahara PCNU Kebumen mengaku akan menaikkan alokasi anggaran untuk organisasi yang semula Rp 150 juta menjadi Rp 600 juta.

Ia juga menyinggung program Pemkab Kebumen yang berbasiskan pertanian dan ekonomi cukup banyak. Menurutnya tinggal dalam pelaksanaannya dikomunikasikan lebih lanjut dengan NU agar seiring sejalan. Terutama untuk mengurangi angka kemiskinan di Kebumen yang saat ini masih tercatat termiskin Se-Jateng.

Sementara itu, Ketua PCNU Kebumen Dawamudin Masdar menyampaikan pentingnya NU berkiprah di dunia kesehatan yang kemudian direspons Bupati Arif dengan mengajak bersinergi dengan beebagai pihak.

Sedangkan Rektor IAINU Imam Satibi mengingatkan akan datangnya bonus demografi, di mana jumlah usia produktif lebih besar dibandingkan usia tidak produktif. Untuk itu, kata Imam Satibi, NU harus menangkap hal tersebut.

“Dan PCNU Kebumen telah melangkah melalui Safari Ramadan yang diisi dengan Tahsinul Jam’iyyah (akreditasi) di MWC Se-Kebumen. Ini pertama,” jelas Imam disambut tepuk tangan.