APD Diperbantukan Ke Puluhan Puskesmas dan RS

PURWOREJO, SM Network – Sebanyak 660 Alat Pelindung Diri (APD) diperbantukan bagi tim medis yang ada di puluhan Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) di Kabupaten Purworejo.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial Forum Unit Pengelola Kegiatan Badan Kerjasama Antar Desa Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK BK DAPM) yang merupakan eks pengelola Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan. Bakti sosial dilakukan untuk membatu penanggulangan pandemi virus Corona (Covid-19).

“Menjadi perhatian kita bersama bahwa pandemi ini telah mengganggu sosial ekonomi masyarakat luas. Baksos ini dilakukan oleh masing masing UPK di kecamatan maupun dalam wadah Forum UPK Kabupaten,” ungkap Ketua Forum UPK BK DAPM Kabupaten Purworejo, R Singgih Bayuaji, Rabu (29/4).

Pemberian bantuan APD ini merupakan kegiatan bakti sosial tahap kedua yang diarahkan kepada tim medis sebagai pihak yang langsung menangani pasien-pasien terduga terinfeksi. Menurut Singgih, tim medis sangat rentan terkena penularan virus corona, sedangkan kelengkapan APD sangat minim. Hal itu menjadi keprihatinan UPK yang kemudian berupaya mencarikan APD.

“UPK kemudian berupaya mencarikan baju hazmat APD sebanyak 660, disalurkan ke 25 Puskesmas yang ada di seluruh kecamatan dan 11 Rumah Sakit di Kabupaten Purworejo. Harapannya agar tim medis dalam menjalankan tugasnya dapat aman dan terlindungi,” imbuhnya.

Ketua Forum BKAD DAPM Kabupaten Purworejo, Sartono, mengatakan bahwa kegiatan bantuan tersebut ada beberapa tahap. Pada tahap pertama dilakukan edukasi tentang bahaya virus Corona menggandeng BPBD.

Sosialisasi dilakukan ke desa-desa dengan mobil yang dilengkapi pengeras suara mengajak masyarakat untuk waspada sembari menyalurkan sabun cuci tangan dan cairan desinfektan ke desa-desa. Sebanyak 500 liter botol sabun cuci tangan dan cairan desinfektan untuk penyemprotan lingkungan disalurkan dalam kegiatan tersebut.

“Tujuan edukasi ini agar warga mempunyai pemahaman tentang cara pencegahan tertular dengan rajin mencuci tangan, menerapkan social distancing, dan paham gejala orang yang terinfeksi virus,” katanya.


Panuju Triangga

Tinggalkan Balasan