MUNGKID, SM Network – Guna meminimalisir penyebaran Covid-19 dari luar, Pemerintah Desa Kalibening, Kecamatan Dukun siapkan beberapa tempat untuk lakukan karantina bagi para warganya yang akan kembali dari perantauan.

Kepala Desa Kalibening, Nurbiyantoro, mengatakan hal tersebut merupakan antisipasi yang dilakukan dalam menyikapi masyarakat yang ada di perantauan yang melakukan mudik.

“Bagi warga Desa Kalibening yang ada diperantauan itu silahkan kalau mau pulang, tetapi wajib koordinasi dengan kami dan ikut karantina selama 14 hari karena statusnya ODP,” tegas Nurbiyanto, saat melakukan pelepasan terhadap salah satu warganya yang berstatus ODP, usai melakukan karantina, Sabtu (25/4).

Bagi warga desa yang melakukan mudik, setelah dijemput di Posko Terpadu Terminal Muntilan menggunakan ADP lengkap, akan di cek kesehatannya setiap harinya oleh bidan desa. “Kita koordinasi dengan pihak Puskesmas, dengan melakukan pantauan setiap harinya apakah ditemukan gejala atau tidak,” jelasnya.

Tempat yang akan digunakan sebagai tempat karantina bagi warga desa yang kembali dari perantauan diantaranya balai desa, pustu, bumdes, dan terakhir menggunakan rumah warga yang kosong.

“Kami sudah estimasikan, dan sudah kita arahkan. Tapi saat ini kami yakin bahwa masyarakat sudah tau jika akan dikarantina, sebab mereka akan memberi tau jika akan kembali ke desa. Sehingga kami tidak khawatir jika terjadi lonjakan,” papar Nurbiyanto.

Ia juga menambahkan untuk logistik, sementara ditanggung oleh pemerintah desa termasuk kasur, alat mandi dan makan.

Sementara itu Subari, ketua OPRB Desa Kalibening juga menjelaskan bahwa total warga desa yang dikarantina ada 8 orang.

“Yang dikarantina adalah warga kami yang ada diperantauan, saat ini ada delapan orang dan telah pulang satu. Yang dikarantina itu ada yang pulang dari Amerika, Maluku, Karawang, Jakarta, Bogor dan sebagainya,” jelas Subari.

Setelah pulang dari tempat karantina ini, lanjut Subari, mereka akan diarahkan menuju puskesmas.

Ia juga mengimbau agar bagi para perantau untuk tidak langsung pulang ke rumah masing-masing. “Yang jelas kami tekankan, untuk semua perantau yang mudik ke wilayah kami ini, tidak diperkenankan untuk langsung pulang ke rumah masing-masing,” imbaunya.


Dian Nurlita