Antisipasi Kekeringan, UMY Buat Sistem Penyediaan Air Bersih

YOGYAKARTA, SM Network – Musim kemarau menjadi keprihatinan bagi sebagian warga Gunungkidul. Biasanya, kekeringan dan sulitnya akses untuk air bersih menjadi problem warga Desa Kedungopoh, Kecamatan Nglipar. Kondisi itu mendorong dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Nur Setiawan, melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dengan program-program yang dirancang untuk mengatasi kekeringan.

Ia yang mengajar di Fakultas Teknik berkolaborasi dengan mahasiswa dan juga melibatkan mitra kerja sama sebagai calon pengguna hasil yang diwakili oleh Kepala Dusun Sinom, Suparman. Di Kedungopoh, kekeringan dan kesulitan air bersih menjadi persoalan setiap musim kemarau.

”Kami berusaha merancang penyediaan air bersih dengan membangun sistem jaringan dari sumber air menuju tampungan dan selanjutnya bisa didistribusikan kepada masyarakat desa keseluruhan agar tidak tergantung sepenuhnya dari pengiriman air tiap kemarau,” papar Nur Setiawan, kemarin.

Sejak memulai program tersebut pada April 2020 lalu hingga saat ini, kegiatan berjalan dengan lancar, meskipun sedang ada dalam situasi pandemi. Sistem penyedia air bersih sudah beroperasi dan warga setempat dapat memanfaatkannya.

Tinggalkan Balasan