Antisipasi Corona, Kunjungan di Candi Borobudur Dibatasi

MUNGKID, SM Network – Perkembangan penyebaran virus corona sudah menjadi pandemi dunia, maka dari itu untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona di wilayah Jawa Tengah. Adanya hal itu, sesuai surat edaran Gubernur Jawa tengah dan Bupati Kabupaten Magelang memberlakukan Pembatasan Zona Satu Atas Di Candi Borobudur .

Diketahui bahwa perkembangan penyebaran virus corona di Indonesia sudah meluas di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Magelang. Berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia No. 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, juga surat edaran yang dikeluatkan oleh Gubernur Jateng dan Bupati Kabupaten Magelang, maka dilakukan pembatasan kunjungan di Candi Borobudur.

“Maksudnya dibatasi yaitu kita melakukan pembatasan terhadap kunjungan-kunjungan, kebetulan ada empat kunjungan di sini yaitu kunjungan umum (reguler), sunrise, sunset, dan Borobudur Manohara paket,” jelas Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB), Tri Hartono, saat dihubungi Minggu (15/3).

Untuk luasan yang dibatasi terletak pada zona satu atas, yang dibatasi oleh pagar besi, ini kita pertimbangkan bahwa itu yang kita batasi. Pembatasan sendiri dilakukan selama dua minggu, dimulai pada Senin hingga Minggu (16-29/3).

“Setelah itu kita akan melakukan pembersihan, pemeliharaan, perawatan, dan penyemprotan disinvektan,” ujarnya. Untuk menentukan langkah selanjutnya, paling lambat tiga hari sebelum masa berakhir sekitar tanggal 26 akan dilakukan evaluasi terkait perkembangan virus corona di Indonesia.

“Jika masih merebak akan dilakukan evaluasi kembali apakah akan diperluas atau akan di perpanjang, kita menunggu situasi dan kondisi yang ada,” imbuh Tri. Hal tersebut juaga dilakukan swbagai upaya keselamatan pengunjung, tenaga pemeliharaan dan tenaga pengamanan Candi Borobudur.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HSPN) dilaksanakan pada Minggu (15/3) di Candi Borobudur dengan jumlah peserta 3000 orang, pun dibatalkan. “Yang jumlahnya 3000 saja dibatalkan, padahal kita tahu bahwa pengunjung candi di hari Sabtu (14/3) ada sekitar 15 ribu pengunjung.

Tapi di zona lain kami serahkan pada pihak TWCB untuk melakukan kebijakannya sendiri,” terangnya. Selain itu juga telah dilakukan penyemprotan desinfektan sebelumnya di seluruh handrail yang ada di Candi Borobudur. “Namun karena hari ini ada banyak kunjungan wisatawan mestinya akan dilakukan pembersihan kembali,” imbuhnya. Sementara itu, pengelola Taman Wisata Candi Borobudur dan Manohara mendukung kebijakan tersebut.


Dian Nurlita

2 Komentar

  1. 485722 223999so facebook recommended me the pages food and eating ,,, yeah Im obese|HasmAttack| 148059

  2. 302051 350112you make running a blog glance 54073

Tinggalkan Balasan