Anak Penjual Arum Manis Jadi Siswa Terbaik

TAK pernah malu dengan latar belakang orang tua, rupanya menjadi bekal semangat bagi Agung Pratama dalam menempuh pendidikan selama 7 bulan sejak 26 Agustus 2019 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamioro, Bantul.

Maka tak mengherankan, bila sebuah prestasi sebagai lulusan terbaik di sekolah penyuplai aparat Bhayangkara bagi Polda DIY itu didapatnya dengan hasil memuaskan. “

Sejak SD, saya sudah ditinggal ayah merantau. Beliau merantau untuk dagang arum manis,” ungkap Agung, kemarin.

Agung mengaku, karena sejak kecil sudah terbiasa ditinggal bekerja orang tuanya, maka sifat kemandirian secara tak langsung terpatri pada dirinya. Pernah suatu saat, dalam hati kecilnya dia berjanji harus bisa menjadi seseorang yang dapat membanggakan bagi keluarganya.

“Saya bukan dari keluarga yang kaya. Tapi itu bukan jadi alasan bagi saya untuk tidak bisa berprestasi, apalagi masuk sekolah polisi. Sekarang saya sudah membuktikannya dengan prestasi ini,” tutur polisi berpangkat bripda itu.

Tak hanya Agung. Lulusan SPN Selopamioro lain juga berasal dari keluarga yang sederhana dengan pendapatan pas-pasan dan juga menjadi salah satu lulusan terbaik.

Adalah Bripda Kristoforus Elmora Aditya salah satu di antaranya.

”Ayah saya seorang sopir dan pensiunan PNS. Tapi dengan kondisi seperti itu, membuat mental saya terus tertempa. Kuncinya kebulatan tekad untuk berprestasi, walaupun di tengah keterbatasan dan situasi ekonomi keluarga kami yang sulit, ini menjadi pegangan hidup saya,” ujar Aditya.

Kepala SPN Polda DIYKombes Pol Soni Maharbudi menjelaskan, apa yang ditunjukkan dua siswa lulusan terbaik sekolahnya kali ini sudah menunjukkan bahwa†anggapan masuk institusi Polri harus cukup memiliki uang dan punya beking agar mulus, tampaknya hanya isapan jempol belaka.

Dengan komitmen dan tekad yang teguh, lanjut Soni, mereka memilih mengabdi kepada negara dengan mendaftarkan diri sebagai bintara Polri. Kini mereka resmi dilantik sebagai anggota Polri dan berkomitmen melayani masyarakat. Sebelumnya, tahun ini SPN Selopamioro Polda DIYmeluluskan 153 bintara baru.

Dari ratusan bintara baru itu, tercatat sebagai bintara tugas umum sebanyak 143 orang dan 10 lainnya bintara dengan kompetensi khusus. Kemudian dari bintara kompetensi khusus ini dibagi lagi sebagai bintara pelayanan sebanyak empat orang. Lalu empat orang bintara bidang teknologi informasi, dan masing-masing satu orang untuk bintara musik dan bintara penerbang.

1 Komentar

  1. 371176 481464This internet page is often a walk-through its the internet you wanted about this and didnt know who to question. Glimpse here, and you will absolutely discover it. 359855

Tinggalkan Balasan