Aliansi Wonosobo Melawan Geruduk DPRD, Berikut Tuntutannya

SM/M Nur Chakim - SAMPAIKAN : Massa menyampaikan orasi beserta membakar ban di depan gedung DPRD setempat.

WONOSOBO, suaramerdekakedu.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Wonosobo Melawan gelar demo di depan kantor DPRD Wonosobo Kamis (21/4) siang.

Dalam orasi yang dimulai sekitar pukul 12.00 itu massa membakar ban dan membawa banner tulisan kritik terhadap pemerintah.

Bacaan Lainnya

Koordinator aksi Abror mengatakan bahwa aksinya bersama sekitar 30 massa lainnya tersebut dilatarbelakangi kurang sesuainya pemerintah mengeluarkan kebijakan khususnya di masa pandemi. Pemerintah dinilai kurang berpihak kepada masyarakat.

” Seperti yang terjadi di akar rumput masyarakat yaitu kelangkaan minyak goreng, naiknya harga bahan bakar dan masalah terkait omnibudslaw,” kata Abror ditemui usai gelar aksi.

Menurutnya dengan berbagai macam masalah tersebut menunjukkan bahwa keberpihakan pemerintah tidak kepada masyarakat. Pihaknya ingin menyampaikan beberapa aspirasi kepada DPRD untuk dapat disampaikan ke lembaga diatasnya.

” Tuntutan kami yang pertama yakni usut tuntas kartel kartel minyak hingga ke akarnya, yang menyebabkan kelangkaan minyak di masyarakat,” katanya.

Kemudian yang kedua yakni tolak upaya kenaikan harga BBM, Tolak kenaikan harga pertamak dan wacana kenaikan pertalite, gas lpg maupun listrik.

“Yang ketiga adalah cabut undang undang omnibislaw beserta turunannya. Kemudian tolak proyek strategis nasional yang tidak berpihak kepada masyarakat dan tolak wacana tiga periode,” jelas Abror.

Dia menegaskan bakal terus menggelar aksi serupa. Sebab, dalam kesempatan tersebut DPRD setempat tidak datang menemui massa.

” Kami akan gelar kembali aksi seperti ini sebab kami tidak bertemu DPRD. Kami akan terus menggelar aksi sampai apa yang kami minta bisa disampaikan ke atasnya,”ungkapnya.

Sementara itu perwakilan staff DPRD Wonosobo Sukarjono yang menemui massa mengapresiasi dan menerima tuntutan massa dan akan disampaikan ke petinggi DPRD sebab saat ini anggota DPRD tengah melakulan kunjunvan kerja keluar daerah.

” Baik terimakasih, namun maaf karena saat ini anggota DPRD tengah melakukan kunjungan kerja ke luar daerah, sehingga tidak dapat menemui peserta aksi tersebut, ” terangnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan