Aktivitas Warga Berkurang, Corona Turunkan Volume Sampah

MAGELANG, SM Network – Pandemi virus korona (Covid-19) berdampak pada penurunan volume sampah di Kota Magelang. Pasalnya, aktivitas masyarakat berkurang, meski dari tenaga penyapu jalan dan petugas pengangkut sampah tetap utuh.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Otros Trianto mengatakan, pihaknya tidak melakukan pengurangan personel tim persampahan agar sampah-sampah cepat teratasi. Jumlah keseluruhan tim penyapu jalan yang diterjunkan ada 213 personil dan 72 personil penangkut sampah. Kebijakan lain bagi tim sapu jagat diperbolehkan pulang, setelah menyelesaikan tugas.

“Setelah tugas selesai, mereka diimbau langsung pulang, agar tidak duduk-duduk sambil ngobrol untuk menghindari berkerumun,” ujarnya, Kamis (16/4).

Dia menegaskan, petugas harus menjaga kebersihan diri sebelum tiba di rumah, yakni cuci tangan dan kaki pakai sabun, serta disarankan mandi di TPS-3R di Magersari. Di saat bekerja, wajib mengenakan alat pelindung diri, seperti masker, sarung tangan, dan sepatu boots. Kesehatan para pasukan oranye juga diperhatikan.

“Kami memeberikan extra fooding. Imunitas mereka harus dijaga dan ditingkatkan, karena mereka bersinggungan langsung dengan sampah yang menjadi poin penyebaran covid-19. Di situ ada sampah tisu, masker, dan lainnya. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada petugas yang mengeluh sakit atau meminta izin tidak masuk kerja karena sakit. Saat ini semua petugas dalam kondisi sehat,” katanya.

Otros menambahkan, produksi sampah kota menurun sejak dikeluarkannya kebijakan social distancing dan physical distancing. Produksi sampah diukur dari volume sampah di depo sejak Januari-Maret 2020.

“Saat kondisi normal, produksi sampah bisa mencapai 46-48 ton perhari. Setelah ada covid-19 ini, produksi sampah 39-41 ton per hari. Penurunan ini diduga karena ada pengurangan aktivitas rumah tangga, tempat kuliner dan pasar,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubbag TU UPT TPA Banyuurip Primada, Tri Laksana mengutarakan, volume sampah yang dikirim ke TPA sangat fluktuatif. Secara akumulasi, bulan Januari sebesar 1.916 ton, Februari 2.246 ton, dan Maret 2.232 ton.

“Penurunan volume sampah mulai terlihat saat memasuki bulan April. 1-13 April, volume sampah yang masuk ke TPA sekitar 782 ton. Kiriman sampah paling banyak dari depo sampah Maluku di Kebonpolo, sebanyak 89 ton. Total di Kota Magelang terdapat 8 depo sampah yang beroperasi,” paparnya.


Asef Amani

1 Komentar

  1. 619627 28081Often the Are typically Weight reduction plan is unquestionably an low-priced and flexible weight-reduction plan product modeled on individuals seeking out shed some pounds combined with at some point sustain a far healthier your life. la weight loss 29213

Tinggalkan Balasan