Aktivitas Pelayanan Pemkot Magelang Tak Terganggu

MAGELANG, SM Network – Pasca pemasangan plang Sertifikat Hak Pakai (SHP) oleh Akademi TNI di kompleks Kantor Walikota Magelang, Jumat (3/7) lalu, aktivitas pegawai dan ASN tetap berjalan seperti ini. Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito pun memastikan pelayanan kepada masyarakat tak terpengaruh.

“Masyarakat tak perlu khawatir dan pani dengan masalah ini. Layanan pemerintah tidak terkendala meski ada plang/patok papan Akademi TNI di depan kantor. Kantor kita buka seperti biasa,” ujarnya. Dia mengaku, selama ini Pemkot selalu kooperatif, berkomunikasi. Ia pun meminta rakyat tidak perlu risau, ASN juga diinstruksikan tetap fokus bekerja melayani rakyat dengan baik.

“Selama 4 tahun terakhir komunikasi soal aset lahan berikut bangunan Kantor Wali Kota Magelang intens kita jalankan. Bahkan, begitu aktif dengan koordinasi secara vertikal maupun horisontal,” katanya.

Menurutnya, Wali Kota dan segenap jajaran Pemkot Magelang punya sejarah sehingga menempati lahan berikut bangunannya, bukan secara tiba-tiba. Untuk itu, ia mengingatkan persoalan ini sebaiknya jangan sampai mengusik warga, karena pada prinsipnya tanah seluas 4 hektar tersebut sama-sama milik negara.

“Tidak akan mungkin pada tahun 1985 lalu, Wali Kota dan jajaran Pemkot Magelang tiba-tiba menempati lahan dan bangunan ini, jika tidak ada kesepakatan, payung hukum, dan arahan dari pemerintah pusat. Pasti ada komunikasi. Maka, saya harap pada saat ini juga komunikasi lah yang dikedepankan,” jelasnya.

Beberapa OPD dan instansi yang berada di kompleks Kantor Walikota antara lain, Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Sekretariat DPRD, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskomintsa), Inspektorat, gedung Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip), dan Gedung DPRD Kota Magelang.

“Kegiatan rutin tetap dilaksanakan. Operasional dan layanan publik kami jamin tetap berjalan. Selain itu termasuk command center yang selama ini kita jadikan basis koordinasi penanganan percepatan Covid-19 tidak akan terganggu,” tegasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Joko Budiyono menambahkan, pihaknya memastikan layanan publik tidak terdampak akibat adanya pemasangan plang SHP Akademi TNI tersebut. Jika ada masyarakat yang berkepentingan, untuk mendapat layanan apapun di Pemkot Magelang tetap akan ditampung.

“Hanya saja harus mematuhi protokol kesehatan yang ada, seperti harus sehat, dicek suhu tubuhnya, mengenakan masker, dan rajin cuci tangan,” tuturnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan