SM/Dian Nurlita - Rakor: Pemerintah Kecamatan Dukun lakukan Rakor bersama jajaran terkait, akibat meningkatnya aktivitas Merapi

MUNGKID, SM Network – Dalam beberapa hari ini aktifitas Gunung Merapi mengalami peningkatan pada kegempaan dan guguran. Oleh sebab itu beberapa pihak terkait mengadakan rapat koordinasi kembali di Aula Kantor Kecamatan Dukun, kemarin.

Camat Dukun, Amin Sudrajat mengatakan dalam rapat koordinasi tersebut melibatkan beberapa pihak seperti BPBD Kabupaten Magelang, Polsek, Koramil, Kepala Desa dan lainnya. “Hal ini karena adanya peningkatan aktifitas Merapi. Kemarin sore kami rakor dengan pos lapangan kecamatan, kades serta OPRB desa,” jelasnya saat dihubungi Sabtu (2/1).

Dalam rapat tersebut, lanjutnya menghasilkan beberapa point penting. Diantaranya melakukan evakuasi pengungsi di 4 Desa 11 Dusun yang direkomendasikan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang, khususnya Kelompok Rentan. Amin juga meminta para Kades agar segera menginfokan dan berkoordinasi dengan masyarakat.

“Jumat malam diharapkan sudah ada info kapan untuk evakuasi,” ujarnya.

Terakhir, lanjutnya untuk alat transportasi sudah disiapkan. “Ini nanti yang menyiapkan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, mandiri, serta dari para relawan,” tegasnya.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan berdasarkan data yang diperoleh dari BPPTKG disimpulkan bahwa Merapi mengalami peningkatan signifikan. “Gempa dangkal sampai 126 dan MP juga tinggi sebanyak 378 kali. Bahkan hari kemarin mencapai angka 400. Deformasi 21cm/hari Semoga semua akan baik-baik saja,” terangnya saat dihubungi.

Sementara itu, Kepala Desa Keningar Kecamatan Dukun Magelang, Rohmad Sayidin saat dihubungi wartawan mengatakan bahwa warga rentan diminta untuk kembali mengungsi, setelah sebelumnya satu bulan lebih di pengungsian dan memilih pulang. “Masih kami koordinasikan dengan warga. Hasil Rakor tadi dalam waktu 3 hari kedepan harus mengungsi kembali, tetapi kita masih musyawarah, terpenting tidak besok agar tidak mendadak,” tambahnya.