Aksi Pungut Gerakan Awal Temanggung Bebas Sampah

TEMANGGUNG, SM Network – Puncak peringatan Worlld Clean Up Day (WCD) di Kabupaten Temanggung dilakukan dengan gerakan memungut sampah secara serentak yang digelar di 20 kecamatan. Hal ini merupakan gerakan awal menunju Temanggung bebas sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono mengatakan, aksi puncak WCD ini meliputi pungut, pilah sampah organik, dan anorganik di lingkungan permukiman masyarakat baik di pelosok desa maupun di kawasan perkotaan.

Seluruh elemen masyarakat dilibatkan, baik di lingkungan RT, maupun organisasi kemasyarakatan hingga berbagai komunitas.

“Kegiatan ini diawali susur sungai di 20 Kecamatan secara bersamaan untuk meningkatkan dan menjaga kebersihan lingkungan. Tentunya dalam hal ini kita harus bersama-sama dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat terutama di wilayah Kabupaten Temanggung,”ujarnya Minggu (20/9).

Dikatakan, WCD sudah diawali dengan kegiatan pungut dan pilah sampah pada hari Sabtu (19/9) di sekolah dan pondok pesantren. Dilakukan juga diskusi tentang penanganan sampah dan ngopi bareng di pinggir Sungai Brangkongan, Kecamatan Parakan, pada Jumat (18/9).

“Kegiatan ini sudah dimulai kemarin dilingkungan sekolah dan pondok pesantren, kami melakukan edukasi sejak dini mulai dari lingkungan sekolah sejak usia dini, untuk sadar dan perduli terhadap lingkungan terutama masalah sampah. Aksi itu diharapkan menjadi dorongan untuk awal mewujudkan Kabupaten Temanggung bebas sampah,”katanya.

Entargo berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat World Clean Up Day saja. Akan tetapi harus rutin dilakukan oleh masyarakat di setiap lingkungan mulai kecamatan, desa/kelurahan dan RT/RW. Jika semua berjalan dengan baik, pada akhirnya dapat meningkatkan kesadaran, kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya.

1 Komentar

  1. 658120 235173I as well conceive so , perfectly indited post! . 383357

Tinggalkan Balasan