Aksi Peduli Lingkungan, Bersihkan Sampah di Kali

MUNGKID, SM Network – Guna sebagai bentuk kepedulian akan banyaknya sampah yang ada di sungai, ratusan relawan peduli sungai bersih yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, lakukan aksi bersih- bersih Sungai, kemarin. Sungai Subangkong sendiri diketahui melintasi Dusun Wonorejo, Desa Banyuwangi, Kecamatan Bandongan.

Ketua Komunitas Kali Bersih Magelang (KKBM), Petrus Widiyatno, mengatakan, kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat, yang didukung oleh Armed 11, Polsek Bandongan, SMKN 2 Magelang, komunitas-komunitas relawan dan masih banyak komunitas lain. Disebutkan, aksi bersih-bersih sungai ini didorong oleh kondisi Sungai Subangkong yang kotor karena telah menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat yang kurang peduli lingkungan.

“Sungai merupakan cermin peradaban. Saat ini sampah menjadi masalah darurat maka dengan aksi bersih-bersih ini diharapkan masyarakat tumbuh kesadarannya dan dapat menjaga budaya kali bersih,” ujar Petrus.

Dalam aksi ini, para relawan tak segan-segan menceburkan diri ke sungai untuk mengambil sampah yang tersangkut di bebatuan sungai. Sampah-sampah itu kemudian dimasukkan ke dalam karung dan di buang di tempat pembuangan sampah. Sementara itu Muh Zaenuri, Kasi Pemerintahan Desa Banyuwangi mengatakan, bahwa sampah merupakan problematika kita semua.

“Dengan adanya kegiatan bersih-bersih Sungai Sebangkong ini diharapkan masyarakat tumbuh kesadarannya untuk tidak membuang sampah sembarangan,” harapnya. Usai kegiatan bersih-bersih, lokasi tersebut dipasangi pagar bambu dan diberi plakat yang berisi himbauan agar tidak membuang sampah di sungai.

Penyuluhan

Di sela-sela kegiatan, juga diadakan penyuluhan tentang pengolahan sampah bagi ibu-ibu warga kampung setempat. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pengolahan sampah yang bisa didaur ulang menjadi barang yang lebih bermanfaat sehingga bisa mengurangi volume sampah. Bagus Priyatna, salah satu peserta mengaku menyambut secara antusias kegiatan ini.

“Saya sebenarnya punya agenda di lima tempat. Tapi saya cenderung memilih ikut bersih sungai karena kegiatannya keren,” kata Bagus. Ia pun mendukung penuh kegiatan ini, sebagai aksi terhadap sungai bersih. Kegiatan ini diharap dapat menyadarkan masyarakat supaya tidak membuang sampah di sungai. Ia melihat di sungai Subangkong terdapat banyak limbah plastik rumah tangga.

“Kemungkinan masih banyak warga yang membuang sampah disitu karena belum tahu cara mengolah sampahnya,” tutur pemuda yanag juga pegiat Kota Tua ini. Ia berharap dengan bersih-bersih kali ini, maka kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai bisa meningkat.


Dian Nurlita

1 Komentar

  1. 913506 766993Hey! Nice stuff, do tell us when you post something like that! 569191

Tinggalkan Balasan