Aksi Nenek Basuki di Jalur Khusus Sepeda Diapresiasi

Dishub Kejar Pelaku Perusakan Water Barrier

MAGELANG, SM Network – Komunitas Bike to Work (B2W) Magelang mengapresiasi tindakan Tuning Basuki (60) yang memperbaiki posisi water barrier jalur khusus sepeda di Jalan Yos Sudarso Magelang. Sebelumnya, diketahui pembatas antara jalur sepeda dan kendaraan bermotor itu berantakan setelah ditendang oknum tak bertanggung jawab.

Apresiasi berupa bingkisan disampaikan langsung pegiat Komunitas B2W Magelang kepada Tuning di kediamannya, Kampung Meteseh Utara Kelurahan Magelang, Selasa (22/12). Apresiasi ini sebagai upaya menebar kebaikan dari komunitas yang sangat peduli pada aktivitas bersepeda itu.

Siska Sri Yoga, salah satu pegiat Komunitas B2W Magelang mengatakan, apa yang dilakukan nenek Basuki itu merupakan hal yang luar biasa. Meski tenaganya yang tak sekuat semasa muda, tapi ibu tersebut masih mau membetulkan posisi pembatas yang berantakan.

“Saya lihat sendiri aksi beliau saat membetulkan posisi pembatas jalur khusus sepeda itu pada Minggu (20/12) pagi. Kebetulan pas melintas jalur tersebut dan saya melihat ibu itu seorang diri mendirikan pembatas yang bergelimpangan tak beraturan,” ujarnya usai menyerahkan apresiasi.

Yoga menyebutkan, apa yang dilakukan Basuki menjadi taulada bagi anak-anak muda. Maka, tak berlebihan komunitasnya memberikan apresiasi yang tinggi kepada nenek yang tinggal bersama suaminya, Basuki tersebut.

“Kebetulan hari ini tepat merupakan Hari Ibu, sehingga kami memberikan apresiasi. Selain sebagai ungkapan terima kasih telah peduli pada jalur khusus sepeda, juga sekalian meryakan Hari Ibu. Dari ibu Basuki kita belajar ketulusan beliau dalam merawat fasilitas umum,” katanya.

Terkait pembatas jalur khusus itu yang berantakan akibat oknum tak bertanggung jawab, Yoga mengaku, sangat menyesalkan perbuatan tersebut. Apa yang dilakukan oknum itu terekam oleh CCTV Dishub Kota Magelang dan para pelaku kini tengah dicari oleh pihak berwajib.

“Tentu kita menyesalkan apa yang dilakukan oknum tersebut. Semoga pihak terkait bisa mengungkapnya,” tuturnya. Sementara itu, Tuning Basuki mengaku, tak menyangka mendapat apresiasi dari pegiat bersepeda ini. Meskipun apa yang dilakukannya itu semata karena kepeduliannya pada fasilitas umum.

“Minggu pagi itu saya naik sepeda melintas di jalur khusus Jalan Yos Sudarso itu. Saya lihat kok pembatasnya pada bergelimpangan tak beraturan. Langsung saja tergerak hati untuk membetulkannya. Tidak tahu ternyata kok ada yang memerhatikan, bahkan fotonya ada di media sosial,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dishub Kota Magelang, Chandra Wijatmiko Adi mengutarakan, pihaknya menyesalkan ada oknum yang merusak water barrier tersebut setelah melihat rekamannya di CCTV. Pihaknya mensinyalir ada unsur kesengajaan dari aksi tak terpuji tersebut.

“Saya sudah lihat rekamannya, saya kira tindakan itu disengaja. Melakukan perusakan rambu-rambu lalu lintas ada hukumnya di UU No 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Maka, kami koordinasi dengan Polres Magelang Kota untuk mengusut kasus ini,” terangnya.

Tinggalkan Balasan