SM/Adib Annas Maulana - BERIKAN PERNYATAAN : Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo berikan pernyataan kepada sejumlah awak media usai menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan OPD, kemarin.

WONOSOBO, SM Network – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Wonosobo empat kali secara beruntun menuai predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat optimis mendapat predikat serupa pada tahun pertama pemerintahannya.

Dalam mensukseskan hal tersebut, Afif menunjuk langsung Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar untuk berkoordinasi lebih intens dengan Inspektorat Wonosobo mengenai ha-hal yang harus segera diselesaikan untuk memperoleh opini WTP.

Saat Afif menjabat sebagai Ketua DPRD, kerjasama yang baik antara Legislatif dan eksekutif di bawah kepemimpinan Bupati Eko Purnomo membawa Wonosobo memperoleh opini WTP. Afi mengatakan, hal itu harus dipertahankan, meski terdapat beberapa catatan yang perlu diperbaiki saat memperoleh opini WTP pada tahun lalu.

“Waktu menjabat sebagai Ketua DPRD, kita bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo berhasil memperoleh opini WTP. Tren baik itu harus dipertahankan. Masa dulu ketika di DPRD dapat WTP, jadi Bupati malah tidak dapat, ” Ungkapnya saat ditemui baru-baru ini.

Kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati meminta laporan keuangan daerah untuk segera diselesaikan. Jika terdapat kendala dalam pembuatan laporan, untuk segera berkoordinasi dengan pihak inspektorat. “Kita semua perlu kerja keras untuk mempertahan tren baik yang sudah diraih, ” Tegasnya.

Inspektur Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Gatot Hermawan mengatakan, BPK tengah melakukan monev di Kabupaten Wonosobo. PR cukup berat masih harus dilakukan. Hingga kini, lanjut gatot, laporan keuangan dari sejumlah OPD masih banyak yang belum terselesaikan.

“Cukup berat hal yang harus diselesaikan. Kepada para pimpinan OPD, terkait dengan neraca keuangan, sampai akhir Maret akan kami kejar. Hingga kini masih banyak dinas yang belum selesai dalam membuat laporan keuangan,” Tandasnya.