Afif-Albar Resmi Daftar di KPU

WONOSOBO, SM Network – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan Muhammad Albar resmi mendaftarkan diri pada Pilkada Wonosobo 2020 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonosobo, Minggu (6/9). Pasangan yang diusung koalisi besar itu mendaftar setelah deklarasi di Gedung PDI Perjuangan setempat.

Dengan diiringi ratusan pendukung, pasangan yang diusung PDI Perjuangan, PKB, Demokrat, Hanura, PAN, Nasdem, dan Golkar tersebut mendaftarkan diri pukul 14.45 WIB. “Kedua calon memenuhi syarat dan sah mendaftar di KPU. Kita segera melakukan verifikasi faktual terkait beberapa data setelah penutupan pendaftaran pada hari Minggu ini pukul 00.00 WIB,” uajar Ketua KPU Wonosobo, Asma khozin.

Meski merupakan hari terakhir pendaftaran, baru ada satu pasangan yang telah mendaftarkan diri di KPU. Tiga Partai yaitu PPP, Gerindra, dan Perindo belum ada kejelasan terkait pasangan calon yang akan didaftarkan di KPU. Asma menjelaskan, jika sampai batas waktu yang telah ditentukan baru ada satu pasangan calon, maka pendaftaran akan diperpanjang. “Jika hanya ada satu calon yang mendaftar maka pendaftaran nanti akan dibuka kembali pada tanggal 11 hingga 13 September,” jelasnya.

Bakal Calon Bupati Wonosobo dari koalisi besar, Afif Nurhidayat mengatakan, pihaknya menghargai semua keputusan partai politik yang tidak tergabung dengan koalisi besar meski beberapa waktu lalu PPP sempat dikabarkan akan segera merapat ke koalisi gendut itu. Afif menyebut, jika ketiga partai itu merapat ke koalisi besar, maka akan disambut dengan tangan terbuka.

Ia menegaskan, terbentuknya koalisi besar berdasarkan pada semangat yang sama antar partai politik untuk memerangi politik uang yang selama ini menjadi permasalahan yang belum bisa dihilangkan. “Terbentuknya koalisi ini salah satunya untuk menghilangkan money politik. Kita lihat dalam Pilkada 2015 lalu money politik begitu gencar,” jelasnya.

Senada dengan Afif, Muhammad Albar juga tidak mempermasalahkan sikap tiga partai yang tidak ikut dalam koalisi besar. Menurutnya, ada atau tidak lawan dalam Pilkada harus ada kerja keras untuk memenangkannya. “Kita menghormati segala keputusan yang diambil. Jika ada pasangan ya mari kita ramaikan kontestasi politik ini. Jika memang lawan kotong kosong kita juga harus bekerja keras dalam memenangkan,” tandasnya.

1 Komentar

  1. 201071 232088Hey! I simply wish to give an enormous thumbs up for the very good information youve got here on this post. I will likely be coming back to your weblog for far more soon. 56391

Tinggalkan Balasan