M Albar : Pesantren Harus Masuk Visi Misi Pemerintah

WONOSOBO, SM Network – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Wonosobo, Muhammad Albar menilai pendidikan pesantren harus masuk dalam visi misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap pendidikan pesantren di Wonosobo masih sangat minim. Dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Wonosobo, hanya sebagian kecil yang sudah mendapat perhatian dari pemerintah, selebihnya belum tersentuh.

“Pesantren harus masuk visi misi Pemkab. Perhatian pemerintah sudah ada tapi masih kurang, baru satu dua pesantren yang baru masuk dalam kategori diperhatikan, selebihnya belum. Pemerintah harus lebih fokus lagi bagaimana santri ini bisa berdaya,” ujar Wakil Ketua DPRD yang juga merupakan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Wonosobo yang diusung koalisi besar.

Politisi senior yang akrab di sapa Gus Albar ini mengatakan, perhatian pemerintah kepada pesantren di tengah pandemi Covid-19 yang masih bergejolak harus lebih ditingkatkan. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah sangat sulit diterapkan di pesantren terutama dalam hal jaga jarak atau physical distancing. Disisi lain, pendidikan pesantren harus tetap berjalan meski harus menyesuaikan dengan kondisi selama pandemi. Gus Albar berpendapat, harusa ada terobosan baru untuk mengatasi permasalahan pendidikan di tengah kondisi pandemi yang masih berlangsung.

“Penerapan protokol kesehatan seperti jaga jarak saya pikir merupakan hal yang sangat sulit untuk diterapkan di lingkungan pesantren. Untuk itu pemerintah harus mencari terobosan supaya santri tetap bisa belajar dengan aman dan nyaman tanpa menjadi kluster baru penularan Covid-19. Terobosoan ini beragam, bisa dengan mengadakan rapid test masal di pesantren. Atau pengecekan kesehatan secara berkala dari dinas kesehatan setempat,” tandasnya sat ditemui di Kantor DPRD setempat baru-baru ini.

Dalam sosialisasi new normal di Ponpes, Bupati Wonosobo Eko Purnomo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) telah mengunjungi beberapa Ponpes yang memiliki ribuan santri seperti Ponpes Al Mubaraq Manggisan Mojotengah dan Ponpes Al Asyariyyah Kalibeber Mojotengah belum lama ini. Dalam kunjunganya Bupati menekankan pentingnya pencegahan Covid-19 dari seluruh stakeholder.

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan bahwa pencegahan dan penanganan COVID-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun semua unsur masyarakat terlibat didalamnya, termasuk pondok pesantren. Karena, tanpa bantuan semua pihak penanganan dan pencegahan tidak akan mudah dilakukan. Dan efisensinya dipengaruhi oleh kebiasaan dan aktifitas yang dilakukan dilingkungan dan oleh masyarakat itu sendiri.

1 Komentar

  1. 61957 913437Its like you read my mind! You appear to know a lot about this, like you wrote the book in it or something. I feel which you could do with several pics to drive the message home a bit, but other than that, this is amazing blog. A great read. Ill surely be back. 866904

Tinggalkan Balasan