Melonjak , Positif Covid-19 di Wonosobo 54 Kasus

WONOSOBO, SM Network – Penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus meningkat. Terakhir, penderita terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah tujuh orang. Adanya pertambahan tersebut jumlah akumulatif melonjak dari hari sebelumnya 47 kasus menjadi 54 kasus pada, Minggu (10/5/2020).

dr Mohammad Riyatno Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Wonosobo menyebutkan dari 54 kasus positif Covid-19 tersebut, sebanyak 13 orang telah dinyatakan sembuh, dan 41 orang masih menjalani perawatan medis di ruang isolasi rumah sakit.

Peningkatan juga terjadi pada jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang melonjak mencapai 152 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83 PDP berhasil sembuh dan 67 PDP yang mayoritas terkonfirmasi reaktif Covid-19 berdasarkan Rapid Test masih menjalani perawatan di ruang isolasi. Sedangkan PDP meninggal dunia dua orang.

Tingginya angka PDP yang mayoritas telah dinyatakan reaktif positif berdasarkan hasil Rapid Test tersebut, jelas dr Riyatno, mengindikasikan masih berpotensi bertambahnya jumlah penderita positif Covid-19 di Wonosobo. Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 2.332 kasus dengan 2.080 orang diantaranya telah selesai menjalani pemantauan dan tinggal menyisakan 252 ODP.

Sejauh ini, jelasnya, Tim Gugus Tugas Covid-19 juga terus menelusuri pihak-pihak yang sempat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19. Mulai dari keluarga terdekat, sampai orang-orang yang sempat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

“Memang sebagian besar penderita positif Covid-19 merupakan klaster kasus impor, tetapi potensi transmisi penularan lokal sudah terjadi, karena dari penambahan kasus baru positif Covid-19 yang terjadi, sebagian besar sempat kontak langsung dengan penderita,” tandasnya.

Terkait belum putusnya mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah, pihaknya meminta warga masyarakat bisa lebih mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan, seperti tetap berada di rumah, mengurangi interaksi fisik dengan warga lain atau jaga jarak, mengenakan masker ketika di luar rumah, serta disiplin menjaga kebersihan dengan cuci tangan pakai sabun setiap beraktivitas.


SM Network

Tinggalkan Balasan