5 Teroris Rencanakan Bom di Tengah Wabah Corona

SM Network – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali melakukan penangkapan terduga teroris di Batang, Jawa Tengah. Kali ini ada satu terduga yang dicokok, yaitu ZN.

“Ada penambahan 1 lagi, jadi ada 5 yang kami amankan,” ujar KaroPenmas DivHumas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, di Kantor Divhumas Polri, Jakarta, Selasa 31 Maret 2020.

Polri menyebut para terduga telah merencanakan aksi untuk melakukan pengeboman di tengah wabah corona. Dari penangkapan disita sejumlah barang bukti.

Mulai dari senjata, casing bom rakitan bahan pembuatan bom rakitan, hingga yang sudah diracik. Para terduga teroris ini adalah anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Batang, Makassar dan Kendal.

“Yang bersangkutan sudah pernah melakukan uji coba, tidak bisa kami sampaikan di mana. Yang terpenting bahwa yang bersangkutan memang akan melakukan suatu kegiatan dan sebelum melakukan sudah kita amankan oleh Densus 88,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, empat terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dicokok kala wabah virus corona atau covid-19 merebak. Mereka dibekuk tim dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Batang, Jawa Tengah.

“Berawal dari tanggal 22 Maret pada hari Rabu tahun 2020 sekitar pukul 15.30 WIB, Densus 88 telah mengamankan empat orang terduga teroris dari warga di Kecamatan Subak daerah Batang, Jawa Tengah,” ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Raden Argo Yuwono, di Kantor Divisi Humas Polri Jakarta, Kamis 26 Maret 2020.

Mereka yang ditangkap berinisial MW, NF, NS dan MT. Salah seorang terduga teroris, yakni MT, bahkan melawan saat hendak ditangkap. Dia menghunuskan sebilah pedang. Tindakan tegas pun diberikan Densus kepada yang bersangkutan.

“Salah satu dari terduga teroris yang saat dilakukan penangkapan melakukan perlawanan dengan pedang samurai sehingga oleh Densus 88 diberikan tindakan tegas dan terukur,” kata Argo.


SM Network/viva/kim

Tinggalkan Balasan