SM/Asef F Amani - PIAGAM DDS: Plh Wali Kota Magelang, Joko Budiyono menyerahkan penghargaan piagam DDS kepada pendonor sukarela PMI Kota Magelang secara drive thru menggunakan mobil golf.

MAGELANG, SM Network – PMI Kota Magelang menyerahkan penghargaan piagam donor darah sukarela (DDS) kepada 41 orang pendonor sukarela. Sebab, mereka telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 dan 70 kali sepanjang tahun 2020.

Penghargaan diserahkan oleh Plh Wali Kota Magelang, Joko Budiyono didampingi Ketua PMI Kota Magelang Sumartono dan Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Magelang dr Bramantyo Angga Kesuma, di Borobudur International Golf and Country Club, pada Selasa (23/2).

Menariknya, penyerahan piagam penghargaan dilakukan secara “drive thru” menggunakan mobil golf. Ini sebagai langkah inovasi dalam melaksanakan protokol pencegahan Covid-19, namun dengan tetap memberikan rasa penghargaan yang tinggi kepada para pendonor.

Joko Budiyono memberikan apresiasi yang tinggi kepada para penerima piagam DDS ini. Menurutnya ini adalah sebuah bentuk bakti kemanusiaan tanpa pamrih yang sangat bermanfaat bagi sesama. Bahkan, mereka juga layak disebut sebagai pahlawan kemanusiaan.

“Kita tahu, masih banyak orang yang membutuhkan darah dan membutuhkan uluran tangan PMI. Ini sangat luar biasa, karena untuk mencapai donor darah sebanyak itu, lamanya bisa sampai 10 sampai 15 tahun, dengan catatan dalam satu tahun si pendonor ini paling tidak melakukan donor darah sebanyak 4 atau 5 kali,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada PMI Kota Magelang, atas upaya mereka menebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan menggerakkan masyarakat dalam menolong sesamanya.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Magelang, dr Bramantyo Angga Kesuma menjelaskan, pendonor darah yang mendapatkan piagam DDS 50 kali dari Gubernur Jawa Tengah sebanyak 34 orang, sedangkan yang mendapatkan piagam DDS 75 kali dari Ketua PMI Pusat sebanyak 7 orang.

Pemberian penghargaan ini merupakan kegiatan rutin tahunan di PMI yang biasanya diadakan di Semarang bersama Gubernur Jawa Tengah. Namun karena pandemi Covid-19, maka kegiatan dilakukan secara daring pada Oktober 2020 lalu.

“Acara hari ini adalah wujud upaya PMI untuk tetap memberikan apresiasi kepada para pendonor yang sudah rutin menyumbangkan darahnya hingga 50 dan 75 kali, dan pelaksanaan acara tetap menggunakan protokol pencegahan penularan covid-19,” ungkapnya.