400 Lebih Warga Negara Asing (WNA) Dalam pengawasan

WONOSOBO, SM Netework – 400 lebih warga negara asing (WNA) yang berada di wilayah Kedu (Wonosobo, Temanggung, Magelang dan Purworejo) dalam pengawasan Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Wonosobo.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo IG Ketut Arief RH mengatakan, 400 WNA yang berada di wilayah Kedu tersebut diantaranya merupakan tenaga kerja asing yang dipekerjakan di beberapa perusahaan swasta dan menjadi santri di sebuah pondok pesantren di Magelang.

“WNA yang berada di wilayah Kedu harus dipastikan bebas virus Corona. Karena itu keberadaan mereka selalu diawasi, ” kata Ketut usai mengisi “Sosialisasi Penegakan Hukum Keimigrasian bagi Pengguna atau Sponsor WNA dan Rapat Pengawasan Orang Asing (PORA)” di Ball Room Hotel Kresna Wonosobo, Senin (16/3).

Pengawasan yang dilakukan, katanya, dengan mendatangi tempat tinggal WNA dan pemeriksaan dokumen yang ada berupa Kartu Tinggal Sementara (KITAS). WNA yang tinggal di wilayah Kedu juga harus aktif melakukan pelaporan rutin ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo.

“Virus Corona itu sangat berbahaya. Penularannya juga sangat mudah. Karena hanya bersentuhan atau bertemu dengan orang yang sudah terpapar virus Covid-19, orang lain bisa tertular. Kebijakan lock down atau pembatasan aktifitas di luar rumah, sebagai ikhtiar pencegahan virus yang bisa mematikan itu,” tegasnya.

Menurut Ketut, guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, menolak ijin masuk WNA yang berasal atau baru mengunjungi negara beresiko terpapar virus Corona. Penolakan tersebut dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia dengan memeriksa cap keberangkatan terakhir.

“Permintaan penerbitan visa dan paspor bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri sementara waktu juga ditunda sampai ada kebijakan diperbolehkan penerbitan visa dan paspor kembali,” katanya.


Adib Annas M

Tinggalkan Balasan