39.479 Pemilih di Sleman Tidak Memenuhi Syarat

SLEMAN, SM Network – Daftar pemilih sementara (DPS) Pilkada Sleman 2020 telah ditetapkan oleh KPU pada Jumat (11/9) lalu. Tercatat, 794.839 nama masuk di dalam DPS. Dibandingkan data awal coklit ada selisih sebanyak 39.479 pemilih. Puluhan ribu nama yang dicoret dari daftar ini adalah mereka yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Ada sembilan kriteria tidak memenuhi syarat diantaranya meninggal, pindah, belum cukup umur, tidak dikenal, dan berubah status menjadi anggota TNI/Polri,” terang Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Sleman Indah Sri Wulandari ditemui di ruangannya, Senin (14/9).

DPS itu nantinya akan disampaikan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Selanjutnya, daftar ditempel di tempat-tempat strategis yang mudah dibaca oleh masyarakat seperti kantor PPS, balai desa, RT atau RW. Warga diminta mencermati apakah namanya atau anggota keluarganya sudah tercantum di dalam DPS.

Jika belum tercatat, diminta untuk melapor kepada PPS dengan membawa bukti berupa fotokopi KTP, atau akta kematian bagi yang anggotanya sudah meninggal tapi masih terdata. Tanggapan masyarakat ini bisa disampaikan dari tanggal 19-28 September.

“Kami minta supaya data dicek dengan cermat. Jangan sampai masyarakat tergopoh-gopoh menanyakan kenapa tidak terdaftar ketika menjelang detik-detik pencoblosan,” tandas Indah.

Dia mengungkapkan, selama ini masyarakat sering enggan mengecek daftar pemilih. Alasannya beragam mulai dari malas membaca karena jumlah lembarannya yang banyak, hingga keengganan datang ke kantor desa. Padahal sebenarnya masyarakat bisa mengecek lewat website hanya dengan memasukkan NIK.

“Kami ingin meminimalkan permasalahan yang ada. Karena itu juga harus mengadvokasi hak pilihnya sendiri,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan